Alhadi Yan Putra, Perjuangan Dari Penjaga Sekolah Kini Jadi Doktor

136
(Alhadi Yan Putra usai menjalani Sidang Terbuka Promosi Doktor dan berfoto bersama Kabid SMP Dinas Pendidikan Kota Palembang Herman Wijaya dan keluarga besar Dinas Pendidikan Kota Palembang)

 

Palembang, BP

Kesuksesan seorang anak tak terlepas dari doa dan didikan orang tua. Apalagi jika seseorang tersebut menjadi pribadi yang pekerja keras, berintegritas dan visioner, tak heran jika ia akan meraih apa yang dicita-citakan.

Seperti sosok Alhadi Yan Putra, perjuangan seorang penjaga sekolah 17 tahun lalu, kini ia berhasil menyandang gelar doktor dari Universitas Sriwijaya. Bahkan selain ia sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Dinas Pendidikan Kota Palembang ini, ia juga saat ini aktif sebagai tenaga dosen di Universitas PGRI Palembang.

Pria yang akrab dipanggil Didit ini baru saja lulus sebagai seorang doktor muda dan mempersembahkan gelar barunya tersebut di hadapan ayahanda, ibunda, istri, anak, rekan kerja dan sahabat-sahabatnya pada Ujian Terbuka Promosi Doktor Program Studi Doktor Ilmu Manajemen di Ruang Sidang Terbuka Aula Pascasarjana Unsri, Selasa (30/7).

“Tahun 2002 saya jadi penjaga sekolah di SD, itu saya masih bujang. Dari itu saya bertekad untuk terus berpendidikan sampai tinggi,”ujar Didit saat dibincangi usai mengikuti Sidang Terbuka.

Baca Juga:  Anis Saggaf Pimpin Suara di Tiga Besar Calon Rektor

Didit yang didampingi istri dan ketiga anaknya mengaku banyak lika-liku perjuangan hingga meraih doktor. Pasalnya, ia selalu diajarkan pola bekerja keras dan tetap disiplin dalam hal apapun.

“Dan Alhamdulillah dari dukungan keluarga, orangtua, anak dan istri, studi lima tahun ini membuahkam hasil yang baik,”terangnya.

Selama lima tahun, ia memgangkat riset tentang bagaimana pola pengelolaan sekolah yang tak termaksimalkan. Dan pola itu sebetulnya menurut Alhadi butuh terobosan. Tak bisa kepala sekolah hanya menggunakan cara-cara buru

“Proses pengelolaan sekolah, sosialisasinya, pembinaannya, penggunaan internet atau data, maksimalkan semua dan itu perlu dioptimalkan. Dan saya diriset ini fokus di variabale internalisasi dan kombinasi, transfer pengetahuan,”terangnya.

(Alhadi Yan Putra bersama anak dan istrinya)

Sementara itu Bukman Lian sang ayahanda mengaku sosok Alhadi Yan Putra memang dididik dengan pola asuh yang visioner. Apapun kondisinya pendidikan harus menjadi poin penting bagi putra-putrinya. Tak perlu malu dengan profesi apapun selagi mengantarkan pada cita-cita.

Baca Juga:  Sambut Ramadhan, Gelar ESQ Gratis

“Saya sampaikan walaupun buntu, sekolah itu penting. Sampai-sampai tahun 2002 dia itu (Alhadi-red) jadi penjaga sekolah salah satu SD di Palembang,”urainya.

Berbekal kerja keras dan komitmen itulah kemudian Alhadi kemudian lanjut studi hingga meraih doktor di Unsri dengan dukungan keluarganya.

Bukman mencontohkan Alhadi kecil ia didik dengan memanjakan anaknya tersebut. Pun juga jika mau meminta uang jajan anak-anak nya harus membantu pekerjaan-pekerjaan rumah.

“Misalnya minta uang jajan, saya minta cuci motor dulu. Dia cuci bagian tengah motor, kakaknya cuci bagian depan, dan adiknya bagian belakang motor. Dan Alhamdulillah dengan didikan itu ia menjadi pekeeja keras dan disiplin,”urainya.

Baca Juga:  Mahasiswa PPG Matematika Unsri Beri Bantuan Sembako ke Panti Asuhan

Untuk diketahui, saat ini saat ini menjabat sebagai salah satu ASN di Dinas Pendidikan Kota Palembang dan senagai salah satu dosen di Universitas PGRI Palembang.

Ia lulus promosi doktor Unsri setelah menjalani studi lima tahun dan diujikan dihadapan para penguji yakni Ketua Promotor Prof Badia Perizade MBA PhD, Prof Dr Hj Sulastri ME, MKom, selaku Co Promotor 1, Dr Hj Agustina Hanafi MBA selaku Co Promotor 2, Prof Dr Taufij Marwa Msi selaku Dekan Fakultas Ekonomi.

Penelitian yang diujikan tersebut berjudul “Peralihan Pengatahuan, Implementasi, Sistem Informasi Teknologi dan Kinerja Kepala Sekolah Pada Sekolah Menengah Atas dan Sekolah Menengah Kejuruan” langsung disaksikan keluarganya yakni ayahanda Dr H Bukman Lian MM, Ibunda Hj Nuryati SPd, Istri Dian Eka Amrina SPd, tiga anaknya yakni Muhammad Altaf Hadi, Muhammad Ghazi Hadi dan Zaeeen Qalesya Hadi. #sug

Komentar Anda
Loading...