FORHATI Tolak Draf RUU Penghapusan Kekerasan Sosial

24
Koordinator Presidium FORHATI Hanifah Husein

Jakarta, BP–Rancangan Undang-Undang Penghapusan Kekerasan Seksual (RUU P-KS) yang dibahas di  DPR RI saat ini,  mendapat respons dari Majelis Nasional FORHATI setelah  melakukan pengkajian draf RUU P-KS tersebut.

Menurut Koordinator Presidium FORHATI Hanifah Husein,  secara sosiologis draf RUU P-KS  sarat dengan muatan feminisme dan liberalisme sehingga memungkinkan adanya celah legalisasi tindakan LGBT (Lesbian, Gay, Biseksual, dan Transgender/Transseksual) dan pergaulan bebas yang bertentangan dengan nilai-nilai sosial di masyarakat.

Baca Juga:  Forhati Pilih Partisipasi Aktif

“Secara filosofis draf RUU P-KS bertentangan dengan nilai-nilai agama      yang dianut  bangsa Indonesia. Sehingga Forhati memandang draf RUU P-KS bertentangan dengan Pancasila dan budaya bangsa Indonesia,” ujar Hanifah di Jakarta, Senin (15/7).

Atas dasar pertimbangan diatas, kata Hanifah, FORHATI menolak draf Rancangan Undang-Undang Penghapusan Kekerasan Seksual (RUUP-KS) yang sedang dibahas  DPR RI. FORHATI mengusulkan  draf Rancangan Undang-Undang Penghapusan Kekerasan Seksual (RUU P-KS) diubah menjadi Rancangan Undang-Undang Penghapusan Kejahatan Seksual. Karena kata kejahatan memiliki makna lebih luas dan komprehensif.

Baca Juga:  Pura-pura Shalat, Curi Motor Tetangga

Hanifah  minta pemerintah dan DPR RI  membuat RUUP-KS secara komprehensif untuk perlindungan terhadap perempuan dengan menerima masukan/usulan dari aspirasi seluruh elemen masyarakat FORHATI mengajak elemen masyarakat, lembaga adat, lembaga agama, organisasi massa, organisasi pelajar, mahasiswa dan pemuda untuk mengawal dan mendukung upaya mengantisipasi penyakit sosial terutama  penyimpangan seksual.

FORHATI lanjut dia, mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama memperhatikan, memupuk, membangun ketahanan keluarga berbasis agama dan budaya bangsa Indonesia. Mulai dari lingkup terkecil (rumah tangga), lingkungan, komunitas, dan lain-lainnya, sehingga tercipta keluarga yang menghasilkan generasi cerdas, tangguh dan berkarakter. #duk

Baca Juga:  Feby Ngaku Istri Sah Eks Kapolres Muaraenim Datangi Polda Sumsel

Komentar Anda
Loading...