Siti Fauziah: Empat Pilar Harus Ditanamkan Sejak Dini

24
foto: antaranews

Jakarta, BP–Kabiro Humas Setjen MPR Siti Fauziah mengatakan,  Sosialisasi Pancasila, UUD NRI Tahun 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika telah  dilakukan  MPR  sejak periode 2004-2009. “Dulu namanya Sosialisasi Amandemen UUD Tahun 1945”,  ujar Siti di Ruangan Perpustakaan MPR, Jakarta, Kamis (21/3) dalam acara Wakil Rakyat Bicara Buku.

Menurut Siti,  pada masa MPR di bawah pimpinan Taufiq Kiemas, periode 2009-2014, sosialisasi  diberikan kepada seluruh komponen masyarakat dengan beragam cara dan metode. Lewat lomba cerdas cermat, outbond, seni budaya, TOT, debat mahasiswa, dan metode lain.

Baca Juga:  Kejahatan Konvensional Menonjol di Sumsel

Untuk segmen anak SD, lanjut Siti,  sosialisasi dilakukan  lewat lomba menggambar. Dan untuk anak SMA lewat lomba cerdas cermat.

Dikatakan, MPR menggunakan metode sosialisasi lewat seni dan budaya,  karena dalam seni budaya tak hanya ada tontonan namun juga mengandung tuntunan.

 Siti menambahkan,  Empat Pilar MPR harus ditanamkan sejak dini. Dengan harapan, generasi muda ke depan bisa menjaga bangsa dan negara.

Baca Juga:  Jazilul Fawaid: MPR Optimis Dapat Kembalikan PPHN Melalui Amandemen Terbatas

Kepala Perpustakaan MPR, Roosiyah Yuniarsih  mengatakan,  kegiatan diskusi buku diselenggarakan sejak tahun 2015. Dan akan rutin  digelar setiap bulan.

Diskusi  buku dengan judul ‘Korelasi Buku  Sosialisasi Empar Pilar MPR & Kualitas SDM Bangsa’ dibahas  anggota MPR dari Fraksi PDIP, Effendi M.S. Simbolon  dan akademisi Hasbullah Thabrany serta Jaya Gunawanwijaya. #duk

Baca Juga:  Anggota MPR: Tidak Paham Pancasila, Moral Menipis

Komentar Anda
Loading...