DPRD Sumsel Anggarkan Intensif Guru Honor Rp 13,2 Miliar

Sekretaris Komisi V DPRD Sumsel, Mgs H Syaiful Padli,ST,MM
Palembang, BP
Mulai tahun depan guru honorer katagori (K2) yang mengajar di SMA/SMK Sumsel akan mendapatkan insentif. Meski kecil namun anggaran yang digelontorkan nanti mencapai Rp 13,2 miliar. Dengan anggaran ini dapat membantu para guru.
“Mulai tahun depan sudah dianggarkan, anggarannya cukup besar Rp 13 miliar,”kata Sekretaris Komisi V DPRD Sumsel, Syaiful Padli, Kamis (15/11).
Menurut politisi PKS ini , pihaknya berkomitmen mendorong agar para honorer K2 mendapatkan insentif sehingga dapat membantu para pejuang pendidikan.
“Karena selama ini para honorer ini hanya mendapatkan gaji dari Bantuan Operasional Sekolah (BOS), tunjangan sekolah dan lainnya, pendapatannya belum begitu memadai,”kata Syaiful.
Dikatakan Syaiful anggaran yang digelontorkan tersebut insentif bagi 13 ribu guru K2. Setiap bulan guru ini mendapatkan Rp 100 ribu. Meski kecil namun pihaknya berharap tahun mendatang akan kembali dianggarkan.
“Kita berharap program ini berkelanjutan. Sehingga setiap tahun mengalami peningkatan, tentu dianggarkan secara bertahap sesuai dengan kebutuhan dan APBD Sumsel,” katanya.
Ia berharap juga pemerintah kabupaten/kota melakukan hal yang sama sehingga para guru di tingkat SMP/SD mendapatkan insentif tentu anggaran yang dianggarkan disesuaikan dengan APBD daerah itu sendiri.
Pada bulan lalu ribuan guru honorer K2 melakukan aksi demo di depan istana negara, Meraka meminta diangkat menjadi PNS atau dipermudah dalam mengikuti CPNS yang sedang berlangsung. Namun aksi tersebut belum memberikan hasil karena tidak ada respon dari pemerintah pusat kepada para guru.
Sebelumnya Anggota Banggar DPRD Sumsel lainnya Askweni mengatakan, dirinya mengusulkan intensif guru honor di Sumsel baik SMA dan SMK yang jumlahnya 11 ribu orang masuk dalam APBD Sumsel 2019.
Menurutnya, selama ini intensif guru honor ada dialokasikan namun hanya untuk 700 orang guru honor SMA dan SMK di Sumsel.
“Kalau kemarin orang 700 itu dapat Rp1.800.000, maksud aku walaupun Rp100 ribu dapt seluruh guru honor di Sumsel,” katanya.#osk