Duo Yudha Ngamen Hingga Masuk Pasar Becek

Palembang, BP — Sejumlah bakal calon walikota dan bakal calon wakil walikota Palembang terus mensosialisasikan pencalonannya. Seperti yang dilakukan pasangan bakal calon walikota-wakil walikota Palembang, Yudha Pratomo Mahyuddin dan Yudha Rinaldi atau yang lebih dikenal Duo Yudha. Keduanya blusukan ke pasar tradisional 26 Ilir Palembang alias Pasar Soak Batok yang kondisinya padat, macet dan becek.
Sebelum memulai blusukan, pasangan ini lebih dulu menyantap martabak bersama masyarakat Palembang yang kebetulan lalu lalang disekitar pasar. Selanjutnya keduanya menyusuri lapak dan kios – kios pasar hingga pasar
Duo Yudha ini, juga tak canggung berbaur dengan musisi jalanan yang mengais rejeki di pasar 26 Ilir Palembang. Sambil bernyanyi Duo Yudha memainkan alat musik gendang dan kecrekan. Aksi keduanya bersama musisi jalanan ini menyedot perhatian penjual dan pembeli di Pasar.
Yudha memainkan alat musik gendang dan kecrekan. Aksi keduanya bersama musisi jalanan ini menyedot perhatian penjual dan pembeli di Pasar.
“Karena pasar tradisional inikan tempat bertemunya penjual dan pembeli. Kita ingin melihat indikator perekonomian dan daya beli masyarakat,” kata Yudha Pratomo disela blusukannya, Jumat pagi (6/10).
Menurut Yudha Pratomo, dengan terjun langsung kepasar, dia dapat mengetahui stok ataupun suplai barang dagangan para pedagang. Dari sisi pembeli, dia ingin mengetahui daya beli masyarakat ditengah ekonomi yang lesu saat ini.
“Seperti tadi saat ditanya ke pedagang ternyata suplai sayur, barang-barang kebutuhan lainnya ternyata banyak dari luar Sumsel, padahal tanah kita ini kurang subur apalagi. Intinya kita ingin tahu daya beli masyarakat Palembang, ingin lihat perekonomian Palembang secara makro dan mikro,” ujarnya.
Sementara itu, Yudha Rinaldi mengatakan, jika diberikan amanah untuk memimpin Palembang, keduanya akan membenahi insfrastruktur pasar.
“Kita ingin buat pasar ini nyaman bagi penjual dan pembeli. Karena di pasar tradisional ini ada seni. Seni tawar menawar. Jadi ada interaksi antara penjual dan pembeli. Kita ingin pasar tradisonal di Palembang hidup,” pungkas Bendahara PDIP Sumsel ini.#osk