Bank Tunggu Serapan Pasar Properti

20
Ilustrasi

Palembang, BP–Pembiayaan sektor properti di Sumatera Selatan (Sumsel) hingga akhir tahun diproyeksi tumbuh tidak menggembirakan. Bankir mencatat minat pasar belum membaik sekalipun harga rumah akan naik tahun depan.

Pemimpin Konsumer Banking BNI Wilayah Palembang Anak Agung Gede Putra mengatakan, saat ini petugas bank (bankir) di bidang properti menunggu serapan pasar konsumen, dan siap mengucurkan kredit jika ada permintaan.

“Dari sisi bank, kami masih melihat serapan pasar. Kami optimis tahun ini tumbuh walau memang tidak signifikan. Pembiayaan ini dikucurkan jika respons pasar ini kuat. Selain itu memang bankir bisa melihat pembiayaan ini layak atau tidak dibiayai,” katanya.

Baca Juga:  Pertamina Patra Niaga Kilang Plaju Perkuat Sistem Keselamatan Operasional melalui Peningkatan Keandalan Fire Protection System

Agung tidak merinci akan finish berapa persen tahun ini. Namun dirinya bisa merinci bisa tumbuh dua digit dibanding periode tahun lalu. “Di bawah 20 persen, namun kami masih melihat serapan hingga akhir tahun,” jelasnya.

Pihaknya hingga kini melihat faktor komoditi masih sangat kuat terhadap daya beli masyarakat akan kebutuhan properti. Kebutuhan rumah ini adalah kebutuhan yang tidak tergantikan.

Baca Juga:  Beli Rumah Diskon Sesuai Tahun Kelahiran

“Rumah murah program Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) kami optimis masih kuat, walaupun nantinya akan naik 5 persen tahun depan. Sebab program pemerintah sangat pro pada segmen ini,” katanya.

Sementara itu, Kepala BTN Cabang Palembang Adrian Syahbandi mengatakan, tahun ini memang kondisi pasar tidak sepenuhnya pulih, namun menurutnya kebutuhan rumah di Sumsel masih tinggi. Hanya saja, pasar masih menunggu kapan waktu yang tepat untuk membeli rumah.

Kendati demikian, menurut Adrian pasar rumah murah program pemerintah masih memiliki peluang yang besar. Bahkan dalam waktu sebulan terakhir pembiayaan rumah hampir mencapai 1.000 unit.

Baca Juga:  Umat Buddha Sumsel Kecam Kekerasan Terhadap Muslim Rohingya

“Target pembiayaan rumah tahun ini sekitar 7.000 unit kami optimis bisa mencapainya. Sebab semester pertama sudah menunjukkan kinerja yang baik, sampai akhir tahun tentunya bisa menembus target,” jelas dia.

Selain di Kota Palembang, menurut Adrian pasar rumah murah cukup baik di wilayah Ogan Ilir, Banyuasin, dan Lubuklinggau. “Pangsa pasar kami 80 persen di rumah subsidi, sehingga tetap optimis tercapai hingga akhir tahun,” katanya.#ren

Komentar Anda
Loading...