SP Tak Kuat Dihantui Rasa Takut

13

#Berkas Pembunuhan Yoppy Lengkap

2802.01.Pembunuh Yoppy.FerBaturaja, BP

Motif pembunuhan Branch Operational Manager Bank Mandiri Cabang Baturaja Yoppy Novrianto (35) masih terus diselidiki polisi. Berkas kasus ini dinyatakan lengkap setelah satu tersangka yang sempat buron, yakni SP (16), menyerahkan diri ke Mapolres OKU.

Ia diserahkan oleh salah satu kerabat keluarganya yakni Abdul Wahab (55), warga Sukaraya, Sabtu (27/2) sekitar pukul 18.15. Artinya lengkap sudah tersangka pembunuhan Yoppy. Sebelumnya, polisi sudah mengamankan tiga tersangka lain yaitu MA (15), RS (15), dan AK (16).

Saat ini, tersangka SP masih diperiksa intensif di Mapolres OKU. Yang bersangkutan sampai saat ini belum bisa ditemui oleh siapa pun. Kerabat tersangka Wahab menuturkan, ia diminta orangtua SP untuk menjemputnya di sebuah rumah dekat simpang Batumarta.

Baca Juga:  Usai Transaksi Sabu, Mursalin Ditangkap

Namun sebelumnya, SP sendiri sempat dijemput oleh ayahnya, Kusno, di wilayah Lampung (Peringsewu).

“Ya, ketemunya di Lampung. Ia sendiri (SP) masih sempat komunikasi dengan orangtuanya melalui handphone, dan akhirnya dijemput bapaknya,” tutur Wahab.

Lalu ke mana saja tersangka SP selama dalam pelariannya? Berdasarkan cerita singkat SP kepada Wahab, usai peristiwa pembunuhan heboh ini, yang bersangkutan sempat melanglang buana.

“Katanya juga sempat juga ke Serang, tapi intinya minta dijemput di daerah Lampung, Peringsewu,” ungkapnya.

Baca Juga:  Komitmen Berantas Narkoba, Kemenkumham Sumsel Pindahkan 69 Bandar Narkoba ke Lapas Nusa Kambangan

“Kondisi dia terlihat rileks. Dia (SP) santai. Saya suruh makan, katanya sudah makan di Bukit Kemuning,” imbuhnya.

Wahab mengaku kaget dan tak percaya SP terlibat kasus pembunuhan terhadap Yoppy Novrianto. Apalagi, menurut dia, kesehariannya biasa saja, dan tidak ada tipikal pembunuh. Bahkan dia sendiri mengaku baru tadi malam tahu adanya kasus tersebut melalui internet.

“Sebenarnya saya tidak tahu ada kasus pembunuhan itu, termasuk kasus LGBT. Pas dengar ada cerita anak Kusno, saya baca di internet ternyata benar,” urai dia.

Baca Juga:  AK Menyerahkan Diri ke Polisi

Saat diserahkan olehnya, SP ,kata Wahab, tidak pulang ke rumah lagi. Dia (SP) langsung diantarnya ke SPKT Polres OKU.

“Berdasarkan pengakuannya, dia kabur karena panik. Tidak tahan dan tidak kuat dihantui rasa takut dan bersalah. Makanya dia belum bercerita apa pun pada keluarganya soal itu. Hanya cerita kepada saya, tapi singkat,” jelasnya.

“Kasus ini memang besar, tapi saya kasih masukan. Mending hadapi daripada kabur. Itu lebih baik. Apalagi ia juga masih muda. Harapan saya pada SP, ceritakan semua sejujurnya, jangan berbelit,” pungkasnya.#fer

 

Komentar Anda
Loading...