Laga Perdana, SFC di Atas PS TNI

11

02 28 -- Revisi 002 SFC VS PS TNITenggarong, BP

PS TNI tampil luar biasa saat mencapai babak perempat final Piala Jenderal Sudirman. Namun, SFC tetap difavoritkan meraih tiga poin karena unggul kualitas pemain.

Duel sengit akan dihadapi Sriwijaya FC (SFC) di laga perdana Piala Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim), saat bersua tim amatir PS TNI di Stadion Aji Imbut, Tenggarong, Minggu ( 28/2) sore. Meski sempat tampil mengejutkan di Piala Jenderal Sudirman, kualitas Si Kuda Hitam—julukan PS TNI— masih kalah dibandingkan, nama besar dan pengalaman bertanding skuad Laskar Wong Kito.

Dari segi sejarah, prestasi maupun kedalaman skuad, kubu SFC tentunya jauh lebih unggul dari lawannya PS TNI.

Namun, bila melihat performa skuad yang saat ini diasuh Pelatih Andi Susanto di ajang Piala Jenderal Sudirman

beberapa waktu lalu, membuat kans Laskar Tentara

untuk bisa merebut kemenangan di laga kontra

Laskar Wong Kito sedikit terbuka lebar.

Dengan mengandalkan segi kolektivitas serta agresifitas tim yang sangat tinggi, membuat tim ini menjelma

menjadi salah satu tim yang sangat layak untuk

diwaspadai. Makanya, PS TNI mampu mencapai babak perempat final Piala Jenderal Sudirman.

“Kita tahu PS TNI punya permainan agresif dan stamina yang kuat, kita harus waspadai itu,” kata Pelatih SFC Benny Dollo, Sabtu (27/2).

Baca Juga:  Sumsel Pantas Tuan Rumah Asian Games 2018

 

Dikatakannya, Firman Utina dan kawan kawan siap bila harus meladeni permainan agresif lawan. Pelatih bahkan sudah punya cara sendiri untuk meredam permainan agresif Dimas dkk. Selama dua hari di Tenggarong, dia sengaja tidak terlalu memforsir pemain dengan menu latihan yang berat dan lebih fokus pada pemantapan strategi.

“Secara umum pemain sudah dalam kondisi siap tempur dan siap melawan PS TNI di laga perdana turnamen Piala Gubernur Kaltim. Pemain sehat dan tidak ada yang cedera,” ujarnya.

“Motivasi pemain menjadi hal yang penting diperhatikan di luar teknis. Kita lebih menjaga motivasi para pemain, jangan sampai mereka terlena dengan anggapan di luar bahwa tim ini dihuni pemain bintang sehingga meremehkan lawannya nanti,” tambah mantan arsitek Persija Jakarta itu.

Menurutnya, kualitas para pemain akan lebih banyak ditentukan di lapangan hijau sehingga dirinya tidak perduli dengan semua label yang melekat di tim SFC saat ini.

“Namun hingga saat ini, saya bisa katakan bahwa pemain SFC sangat siap dan mereka semua sudah jatuh bangun di sepakbola nasional, jadi sudah tahu apa yang harus dilakukan nanti,” tambahnya.

Menghadapi laga perdana melawan PS TNI, Bendol juga mengaku tidak ada tekanan yang berlebihan bagi skuad SFC saat ini.

Baca Juga:  Asri Sangat Bersemangat

“Semua lawan di grup ini sama beratnya, jadi tidak ada jaminan mereka akan mudah memenangkan pertandingan hanya karena lawannya tim amatir, di turnamen PJS lalu PS TNI sudah menunjukkan kualitasnya yang mampu merepotkan klub-klub ISL,” tambahnya.

Manajer SFC Nasrun Umar mengaku untuk menambah motivasi anak asuh Bendol, manajemen SFC sudah menyiapkan bonus di setiap fase yang akan dilalui oleh punggawa klub peraih gelar double winner musim 2007/2008 ini. Namun, untuk besaran kisarannya, pihaknya belum ingin memberikan komentar.

“Silahkan tanya pemain, saya sudah ada komitmen sama mereka. Di babak penyisihan, perempat final, semi final, dan final semuanya sudah ada. Serta yang terakhir kalau juara ada bonus lagi berdasarkan presentase,” ucap Kepala Dinas Perhubungan dan Kommunikasi Informasi Sumsel ini.

Menurutnya, kali ini targetnya adalah keluar sebagai pemenang. Bagaimana kemudian SFC akan mengembalikan kegemilangan sepakbola Sumsel.

“Target harus menang, oleh karena itu saya juga mohon doa warga Sumsel untuk mendoakan kemenangan SFC,” harap dia.

Sementara itu Pelatih PS TNI Andi Susanto mengatakan, SFC sekarang dihuni pemain bintang bahkan berlabel Timnas seperti M Ridwan, Supardi Nasir dan Ahmad Jufrianto. Hadirnya, keempat punggawa tersebut itu pasti bakal mengangkat prestasi tim asal Sumatra Selatan itu.

Baca Juga:  SFC Hentikan Latihan

“Tapi kami punya permainan kolektiv dari sebelumnya,” katanya.

Andi sangat yakin anak asuhnya bisa memetik poin dari partai ini. Permainan kolektiv Dimas Cs akan dapat mengatasi permainan Firman Utina dkk.

“Apalagi kita sudah sangat kenal sekali kualitas masing-masing pemain. Saya terap percaya dengan para pemain PS TNI mampu mengimbangi permainan SFC. Tetap diakui deretan pemain bintang yang dimiliki SFC, punya jam terbang tinggi. Dan, itu bisa menjadi nilai lebih untuk mereka,” jelas Andi.

Dirinya menambahkan, PS TNI sangat antusias menghadapi SFC. Pasalnya, ajang perebutan poin perdana ini, dapat dijadikan ajang reuni bagi Andi bersama pemain muda SFC. Ya, pelatih asal Malaysia ini, pernah menukangi SFC U21 di Indonesia Super Legue U21 musim kompetisi 2013/2014.

“Tentu pertemuan dengan SFC akan sangat menarik, saya senang karena di sana ada beberapa mantan anak asuh saya seperti Hapit Ibrahim, Manda Cingi atau Zalnando. Saya juga tak kaget kalau mereka menembus tim senior,” ungkapnya.#zal/sug

 

 

 

 

 

 

Komentar Anda
Loading...