Bayi di Dibuang di Kardus, Dikira Kucing

23

Picture 6090Muaraenim, BP

Warga RT 03/RW 02, wilayah Barat Dusun Tanjung, Tanjung Enim, Kecamatan Lawang Kidul, Jumat (19/2) sekitar pukul 04.30, mendadak gempar. Itu terjadi setelah seorang warga bernama Gafarudin (64) menemukan seorang bayi berkelamin perempuan dibuang di teras rumah warga bernama Asni Siham (68).

Bayi tak berdosa yang belum diketahui siapa ibunya dibuang di teras rumah dengan menggunakan bekas kotak kardus sabun mandi dan dilapisi kertas koran. Bayi malang itu ditemukan Gafarudin ketika dia hendak melaksanakan shalat shubuh di masjid yang tidak jauh dari rumahnya.

Kini bayi berkulit putih bersih, hidung mancung memiliki lesung pipi dengan berat 2,9 kg dan panjang 47 cm meter itu diadopsi Umi Kalsum warga setempat. “Saya mengadopsi bayi ini, kebetulan anak saya hanya satu orang laki laki dan sudah duduk dibangku kelas II SD, makanya saya sepakat dengan suami mengadopsinya dan sangat senang bisa punya anak perempuan,” jelas Umi Kalsum sambil menggendong bayi itu saat berada di Puskesmas Tanjung Enim.

Baca Juga:  Janji Tidak Direalisasikan, Masyarakat Gunung Megang Demo PT RMK

Menurutnya, penemuan bayi oleh tetangganya bernama Gafarudin. Saat itu bayi tersebut dimasukkan dalam bekas kotak kardus sabun sunlight dan dialasi dengan kertas koran. Kotak kardus yang berisi bayi tersebut diletakkan di depan teras ibu Asni Siham yang letaknya bersebelahan dengan rumahnya. Pada saat bayi itu diambil tetangganya dari teras rumahnya tidak menangis.

Namun tak lama kemudian bayi tersebut menangis. “Aku kira suara kucing, lalu aku intip dari pintu, ternyata seorang bayi,” jelasnya. Lantas penemuan itu diberitahukan kepada Ketua RT dan RW setempat. Selanjutnya dilaporkan ke Polsek Lawang Kidul. Kemudian pihak petugas Polsek langsung membawa bayi tersebut ke Puskesmas Tanjung Enim untuk diperiksa dokter.

‘Sesuai penjelasan pak dokter Puskesmas, bayi ini kondisinya cukup sehat. Setelah bayi ini seracara resmi kami adopsi, saya bersepakat dengan suami akan memberinya nama Aisyah Barokah,” jelas Umi Kalsum. Bayi ini akan kami besarkan seperti anak kandung kami sendiri.

Baca Juga:  Bayi  Dibuang di Bak Sampah

Sementara itu, Ketua RT 03 Dusun Tanjung, Heriyus Faizul (48) dan Ketua RW 02 Dusun Tanjung, Suhandri (63), yang berada di Puskesmas tersebut mengatakan sejak adanya Dusun Tanjung, baru kali ini ada bayi dibuang. ‘Alangke teganya orang tua yang membuang bayi tersebut,” jelasnya.

Menurutnya Kelurahan Pasar Tanjung tersebut wilayahnya cukup luas terdiri dari 3 RW dan 14 RT. Kemudian penduduknya cukup padat. Sehingga sangat sulit untuk mendeteksi siapa orang tua yang membuang bayi tersebut.

“Sampai sekarang belum ada yang kita curigai. Tetapi jika melihat kondisi bayu tersebut, bukan orang tuanya yang membuangnya, tetapi dibantu oleh orang lain,” jelasnya. Karena, lanjutnya, ketika ditemukan,  kondisi tubuh bayi tersebut sudah bersih tidak terlihat lagi bekas bercak darah. “Kemungkinan, setelah lahir bayi itu dibersihkan terlebih dahulu baru dibuang,” ujarnya.

Baca Juga:  7 Orang Satu Keluarga Tewas Disambar Petir

Sementara itu, Kapolres Muaraenim AKBP Nuryanto melalui Kapolsek Lawang Kidul AKP Herli Setiawan ketika dikonfirmasi membenarkan penamuan bayi tersebut. “Bayu tersebut ditemukan warga dan dilaporkan kepada kita. Lalu kita lakukan pengecekan ke lokasi penemuan. Kemudian bayi itu langsung kita bawa ke Puskesmas Tanjung Enim untuk mendapatkan pertolongan medis,” jelas Kapolsek.

Menurutnya, sesuai penjelasan dokter kondisi bayi tersebut cukup sehat dan sekarang kita titipkan di Puskesmas Tanjung Enim. “Hasil penyelidikan sementara bayi tersebut hasil hubungan gelap, lalu dibuang diteras rumah warga,” jelasnya. Kita masih melakukan penyelidikan siapa orang tua yang membuang bayi tersebut,” jelasnya.

Untuk mengungkap siapa orang tua yang tega membuang bayi tersebut, pihaknya akan melakukan pengecekan siapa saja ibu hamil yang berada di wilayah Kelurahan Pasar Tanjung tersebut. Pihaknya akan berupaya untuk mengungkap siapa pelaku pembuang bayi tersebut,’ jelasnya.nur

 

Komentar Anda
Loading...