Serangan Ulat Bulu di Puskesmas
Lahat, BP
Kejadian mengejutkan sejak Senin (15/2) yang lalu ulat bulu yang menyebabkan gatal menyerbu kantor puskesmas di Kecamatan Pulau Pinang. Pelayanan ke masyarakat sempat terganggu lantaran pegawai disibukkan mengusir ulat tersebut.
Kepala Puskesmas Pulau Pinang Luksiana SE mengatakan, serangan ulat bulu ini dikarenakan pohon besar yang berada persis di belakang kantor puskesmas mengalami kekeringan. Sehingga jumlah ulat yang tak terhitung lagi ini mencari tempat baru dan menyasar kantor puskesmas.
“Kurang lebih sudah dua hari dari senin tadi, tapi sudah kami laporkan dengan dinas peternakan untuk ditindak. Dan mereka sudah melakukan penyemprotan untuk mengusir ulat-ulat ini,“ ujar Luksiana, Rabu (17/2).
Ia mengaku, selama ulat bulu ini menyerbu pihaknya cukup dipusingkan. Tidak hanya hinggap di dinding luar, ulat yang berukuran kecil ini sempat menghinggapi bagian dalam ruangan. Seperti diketahui, efek yang ditimbulkan bisa menyebabkan gatal dan panas jika tersentuh kulit manusia.
Untunglah serbuan ulat ini tidak berlangsung lama. Begitu dilakukan penyemprotan khusus dari dinas terkait ulat-ulat tersebut berhasil dibasmi dan kembali ke habitat semula. “Sudah dua kali semprot hari Selasa dan Rabu (17/2),“ jelasnya.
Ia menambahkan, kejadian seperti ini bukan kali pertama namun tidak berarti terjadi setiap tahun. Menurutnya, ulat tersebut pertama menghinggapi pohon petai yang berada dibelakang puskesmas. Nah, setiap daun di pohon tersebut rontok otomatis ulat turun dan mencari habitat baru.
Yang menjadi kendala pihaknya tidak bisa melakukan penebangan terhadap pohon-pohon besar yang ada. Pasalnya, dibawah pohon tersebut merupakan lahan pemakaman umum yang perlu dikordinasikan lagi dengan dinas terkait.
“Sudah berkurang, tinggal satu dua ekor ulat yang masih hinggap. Untunglah ulat-ulat ini tidak sampai ke pemukiman warga karena memang jarak dari pohon ini kerumah warga cukup jauh,“ pungkasnya. #ufi