Cara Warga Pancing Minat Baca
Banyak cara untuk meningkatkan minat baca. Salah satunya dengan mendirikan perpustakaan desa. Tak perlu beli buku. Pinjam saja di perpustakaan.
DUA tahun setelah dimekarkan jadi kabupaten, masyarakat Musirawas Utara (Muratara) terus berupaya mengembangkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) lewat pendidikan. Untuk meningkatkan minat baca, sebagian warga membangun perpustakaan desa.
Seperti yang dilakukan warga Desa Maur, Kecamatan Rupit, Kabupaten Muratara. Kendati baru berdiri, namun perpustakaan ini sudah dikenal luas oleh masyarakat setempat berkat sosialisasi gencar yang dilakukan Forum Belajar. Dan bukan hanya pelajar yang memanfaatkannya, tetapi juga masyarakat umum.
Menurut Ketua Forum Belajar Ardiyansah, pendirian perpustakaan bertujuan untuk meningkatkan minat belajar siswa. Untuk lebih meningkatkan minat baca, juga dibentuk Forum Belajar. “Kita telah membuka Perpustakaan Desa yang jadi tempat belajar bagi siswa dan siswi SMP dan SMA,” katanya, beberapa waktu lalu.
Dikatakannya, perpustakaan itu didirikan untuk memberikan pengetahuan yang tidak didapatkan di sekolah. “Perpustakaan yang kita bangun itu merupakan sumbangan dari masyarakat desa sendiri. Kami berkeliling ke rumah-rumah warga, meminta partisipasinya untuk memberikan buku-buku yang tidak terpakai lagi,” ujarnya.
Menurut dia, sayang jika buku-buku tersebut dibiarkan bertumpuk di rumah tanpa dimanfaatkan, apalagi kalau dibuang dan dibakar. Lebih baik disumbangkan ke perpustakaan sehingga lebih bermanfaat.
“Kita juga telah merencanakan membangun papan informasi dan penyediaan langganan media cetak koran kepada Kepala Desa (Kades) agar bisa dianggarkan. Dengan itu masyarakat Desa Maur akan tahu pemberitaan dan informasi sekitar daerah,” jelasnya.
Menurut dia, itu untuk mengubah pola pikir orang-orang yang menganggap negatif Desa Maur. Masih ada kegiatan positif yang bisa diterapkan untuk memajukan dunia pendidikan.
Farlin, warga lainnya, sangat antusias merespon didirikannya Perpustakaan Desa ini. Dengan begitu anak-anak yang hobi membaca bisa datang ke sana. Setidaknya bisa mengurangi aktivitas mereka yang lebih banyak bermain.
“Kita mendukung adanya perpustakaan tersebut. Dengan adanya perpustakaan bisa menimbulkan minat baca anak-anak,” jelasnya.
Dia juga berharap perpustakaan tersebut menyiapkan buku-buku yang lebih banyak. Sehingga anak-anak bisa memilih buku mana saja yang akan dibaca. O marwan ashari