86 Jiwa Kehilangan Tempat Tinggal
Sebanyak lima unit rumah, yang terdiri dari 12 bedeng (kontrakan) berbentuk panggung kayu, hangus terbakar setelah dilalap si jago merah selama enam jam. Kejadian ini berlangsung di Jalan Slamet Riyadi, Lorong Karang Kuang Darat, RT 01/2 RW 02, Kelurahan 10 Ilir, Kecamatan Ilir Timur (IT) II Palembang, Senin (23/11), sekitar pukul 04.00.
Meskipun tidak ada korban jiwa dalam peristiwa yang diduga api berasal dari ledakan kompor rumah milik Kardinel yang dikontrak oleh Lia saat tengah masak, dipastikan 24 kepala keluarga (KK) yang terdiri atas 86 jiwa kehilangan tempat tinggal. Selain itu, seluruh barang berharga milik penghuni rumah di lokasi kejadian dipastikan ludes terbakar. Bahkan, dua unit sepeda motor milik Kardinel hanya tinggal kerangkanya saja setelah ikut dilalap si jago merah.
Api yang sudah berkobar kurang lebih enam jam ini, berhasil dipadamkan setelah warga saling bahu-membahu memadamkan api dibantu dengan lima belas unit mobil Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Palembang diturunkan ke lokasi kejadian tersebut.
Ditemui di lokasi kejadian, korban kebakaran, Jamil (23), mengatakan asal mula api berasal dari rumah Kardinel. Setelah api membakar habis rumah yang terdapat bedeng tersebut, api langsung menyambar dan membakar empat rumah lainnya yang terbuat dari kayu dan terdiri beberapa bedeng.
“Penyebab terbakarnya saya juga belum tahu persisnya, soalnya subuh tadi api dari rumah Pak Dinel sudah membesar dan kami berusaha menyelamatkan nyawa kami. Tetapi kalau yang terbakar sekitar 12 kontrakan dari lima rumah,” ujar Jamil.
Menurut Jamil, mobil Damkar yang datang ke lokasi kejadian ini lambat, sehingga banyak yang menjadi korban kebakaran. Sementara ini, seluruh korban kebakaran masih mengungsi ke rumah keluarga yang terdekat.
Ibu Ketua RT 2 Wanti menjelaskan, musibah ini telah meratakan sedikitnya 12 bedeng yang berada di lima unit rumah dari dua RT, yakni RT 1 dan RT 2. Dirincikannya, RT 1 terdapat delapan bedeng dengan 15 KK yang terdiri dari 53 jiwa.
“Sedangkan untuk RT 2, terdapat empat bedeng yang dihuni 9 KK yang terdiri dari 33 jiwa. Jadi dari dua RT ini, sebanyak 86 jiwa dipastikan kehilangan tempat tinggal. Untuk bantuan, sejauh ini belum menerima bantuan dari pemerintah setempat,” kata Wanti.
Kapolsek IT II Palembang Kompol Afria Jaya membenarkan adanya peristiwa tersebut. Setelah mendatangi lokasi kejadian untuk mengecek langsung, diduga asal mula api dari korsleting listrik di rumah kontrakan milik Kardinel.
“Namun, penyebab pastinya masih dalam penyelidikan dan akan mengambil keterangan dari saksi-saksi yang berada di lokasi kejadian. Dari musibah kali ini tidak ditemukan adanya korban jiwa,” kata Jaya.
#rio
