Sumur Ilegal Kembali Meledak

15

Sekayu, BP
Sumur minyak illegal kembali meledak. Kali ini terjadi di Desa Kemang, Kecamatan Sanga Desa, Kabupaten Muba. Empat orang mengalami luka bakar hampir di sekujur tubuh.

Keempat korban adalah Helmi Apriansah (20), warga Desa Terusan, Jon Kenedi (36) warga Desa Gardu Harapan, Kecamatan Lais, M Lekat (35) dan A Malik (38), warga Desa Terusan, Kecamatan Sanga Desa.

Kejadin bermula pada hari Minggu (18/10) sekitar pukul 02.00, tempat para pekerja mengebor minyak tiba-tiba minyak menyembur dari dalam tanah. Saat bersamaan api muncul dan langsung menyambar sepeda motor dan para pekerja yang ada di lokasi tersebut.

Baca Juga:  Dodi Bakal Gratiskan Peremajaan Sawit dan Karet di Sumsel

“Total pekerja ada 13 orang, 8 di antaranya berhasil berlari menyelamatkan diri saat api menyambar, sedangkan 5 lainnya tidak sempat menyelamatkan diri,” kata salah satu keluarga korban yang enggan menyebutkan namanya.

Selain menyambar para korban, api yang telah membumbung tinggi itu menghanguskan 8 unit motor milik para pekerja. “Di situ ada motor, karena semburan api sangat kencang jadi tidak sempat diselamatkan,” ujarnya.

Baca Juga:  Update COVID-19 Muba: Nihil Penambahan Kasus

Dari lima korban yang tersambar api, satu di antaranya mengalami luka bakar tidak terlalu parah, sedangkan empat korban lain mengalami luka bakar serius di sekujur tubuh mencapai 80 persen.

Sampai saat ini, keempat korban masih mendapatkan perawatan intensif di RSUD Sekayu. “Untung korban cepat mendapatkan pertolongan, sehingga meski mengalami luka bakar serius namun mereka masih bisa diselamatkan,” pungkasnya.

Baca Juga:  Polisi Amankan 15 Ton Minyak Sulingan

Kapolsek Sanga Desa Iptu Heri Supriyanto, mengatakan, peristiwa ini masih dalam penyelidikan. “Korban masih bungkam, tak mau memberikan keterangan, namun akan terus kita minta keterangan,” katanya.#arf

Komentar Anda
Loading...