Stand Se-Indonesia Meriahkan Hari Pangan Dunia di JSC

11

Palembang, BP
Pameran Hari PanganPameran pangan yang diikuti seluruh provinsi di Indonesia akan tetap mejeng di Wisma Atlet, Jakabaring Sport City (JSC), Palembang, hingga 20 Oktober. Gelaran mendapatkan antusias dari masyarakat Palembang, Sumatera Selatan dengan mengunjungi pameran.

Seluruh stand memajang dan menjual bahan pangan olahan andalan masing-masing dari seluruh provinsi. Seperti stand Dinas Pertanian, Peternakan, dan Perikanan Provinsi Jawa Timur yang memajang cukup banyak olahan pangan unik, seperti kerupuk ceker.

Seperti namanya, kerupuk ini berbahan dasar ceker ayam. Persis seperti kerupuk kulit sapi yang lebih lazim dijual di pasaran, namun kerupuk ini masih berbentuk tiga jari ceker ayam.

Salah satu penjaga stan ini menjelaskan, di Jatim memang sedang mulai diperbanyak penjualan kerupuk ceker ayam. “Ini UKM binaan kami yang buat, kami bawa ke sini. Harapannya dapat banyak pesanan dari seluruh Indonesia,” ujarnya.

Peminat kerupuk ceker ayam ini pun banyak. Seperti Dwi, warga Palembang yang mengunjungi Pameran Pangan. Dirinya mengaku sangat tertarik untuk membeli kerupuk ceker ayam yang dibanderol Rp20.000 sebungkus ini, karena di Palembang tidak ada yang menjualnya.

Baca Juga:  Pangdam II Sriwijaya Beri Penghargaan Prajurit Yang Tangkap Tersangka Mutilasi Vera Oktarina

“Awalnya sih geli karena bentuknya yang masih ceker ayam itu. Namun ketika nyoba, enak dan gurih. Saya beli tiga bungkus untuk dibawa pulang ke rumah,” ujarnya.

Pangan andalan daerah lainnya pun dipajang di stand lain. Seperti stand Provinsi Kalimantan Selatan, yang memajang bahan pangan olahan cokelat. Meski bukan komoditi unggulan daerah, namun inovasi dan kreasi terhadap pangan satu ini banyak dilakukan. Cokleat diolah menjadi cokelat batangan, serta serbuk yang dikonsumsi dengan cara diminum.

Stand Kota Lombok, Provinsi Nusa Tenggara Barat, menampilkan berbagai sayur-mayur dan holtikultura segar yang menjadi andalan daerahnya yang kaya akan sayuran.

Kepala Badan Ketahanan Pangan Provinsi Sumsel Taufik Gunawan mengatakan, dalam peringatan ini memang dilaksanakan pameran stan aneka ragam pangan dari seluruh provinsi di Indonesia selama tiga hari.

Baca Juga:  23 Catatan Terkait Raperda Tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD  TA 2022

Selain itu, seluruh tanaman yang ditampilkan di Area Gelar Teknologi ini pun cocok dengan iklim Sumsel dan kondisi lahan yang kebanyakan lahan kering. Usai acara HPS yang akan berlangsung selama tiga hari 17-20 Oktober, Area Gelar Teknologi akan terus dipertahankan dan dikelola oleh Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Sumsel.

“Rangkaian ada pameran, gelar teknologi, dan yang paling penting adalah inisiasi Hari Anti Kelaparan Nasional ini. Sumsel akan menjadi bagian dari sejarah penting tersebut,” jelasnya.

Ia menjelaskan, dana yang dibutuhkan untuk gelaran empat hari ini Rp 4,5 miliar. Sebanyak Rp2,9 miliar berasal dari APBD, dan Rp1,5 miliar dari APBN.

Pihaknya pun menyiapkan 400 stand, yang pesertanya diisi oleh pemerintahan provinsi dan kabupaten/kota seluruh Indonesia, beserta BUMN dan BUMD di bidang pertanian.

Baca Juga:  SKK Migas - Jadestone Berhasil Alirkan Gas Perdana Pasok PLN Batam

“Di gelar teknologi ditampilkan 18 komoditi unggulan Indonesia khususnya Sumsel dengan 80 varietas yang berbeda-beda. Disini kita bisa saling bertukar komoditas dan informasi akan diversifikasi pangan kita pun berjalan lancar,” lanjutnya.

Kepala Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Sumsel Harmanto mengatakan, area ini dibuat khusus di atas lahan 1,5 hektar untuk menguji coba tanaman yang cocok ditanam di wilayah Sumsel untuk memajukan ketahanan pangan Indonesia.

Berdasarkan hasil ujicoba selama ini, dirinya mengungkapkan tanaman yang tidak cocok ditanam di Sumsel yakni holtikultura yang hanya cocok bagi daerah yang bersuhu dingin. Namun Sumsel cocok ditanami palawija seperti kedelai, jagung, padi.

Ia berharap area ini bisa dijadikan area agro wisata sebagai pilihan masyarakat Palembang untuk melihat kebun dengan berbagai macam tanaman. #idz

Komentar Anda
Loading...