Legislator Sumsel Berharap Pilkada Muratara Tak Ditunda
Palembang, BP
Anggota DPRD Sumatera Selatan, Hasbi Asidiki, berharap pemilihan kepala daerah (pilkada) di Kabupaten Musirawas Utara (Muratara) tetap berjalan serentak pada 9 Desember mendatang meskipun ada anggaran yang dipangkas oleh pemerintah kabupaten setempat.
Menurut legisltor asal daerah pemilihan 8 meliputi Lubuklingau, Musirawas dan Muratara ini, anggaran pilkada merupakan kewajiban pemerintah daerah setempat untuk menyiapkannya, sehingga pelaksanaan pilkada berjalan sesuai tahapan.
“Kita tidak menyalahkan pemda, kita hanya menyayangkan komunikasi yang tak berjalan saja. Sebaiknya dikomunikasikan lagi antara penyelenggara pemilu dan pemeritah daerah. Kita tetap optimis pilkada Muratara tetap berjalan, tidak ada penundaan,” kata Hasbi, Sabtu (19/9).
Sebelumnya Bawaslu RI menyatakan, Pilkada Kabupaten Muratara terancam ditunda hingga 2017. Rekomendasi ini dampak dari pemotongan anggaran Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Panwaslu Muratara.
Pemotongan anggaran KPU dari Rp25 miliar menjadi Rp10 miliar dan anggaran Panwaslu dari dari Rp9 miliar menjadi Rp2,5 miliar oleh DPRD Muratara dinilai melenceng dari Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NHPD) yang disepakati.
Dengan adanya pemotongan tersebut, Komisioner Bawaslu RI Nasrullah Sioner mengatakan, anggaran yang disiapkan untuk Pilkada Muratara terlalu minim. Bila dipaksakan justru menyulitkan kinerja jajaran Panwaslu.
Ketua Bawaslu Sumsel Andika Pranata Jaya juga telah memerintahkan Panwas Kabupaten Muratara untuk kembali menghitung ulang anggaran pengawasan yang benar-benar riil dibutuhkan. Hasil hitung ulang anggaran tersebut selanjutnya kembali disodorkan ke DPRD Muratara. #osk