Sign in
Sign in
Recover your password.
A password will be e-mailed to you.
Opini
Pengamat : Gibran Gagal Jadi Ikon Politik Muda Indonesia
Jakarta, BP- Paska satu tahun kepemimpinan Presden Prabowo Subianto dan Wakil Predisden Gibran Rakabuming Rakabdi negara RI mendapat sorotan kuat di kalangan pengamat politik. Terkhusus Wapres Gibran, dinilai gagal menjadi ikon…
Mengutip Tak Lagi Gratis: Menuju Era Royalti Karya Jurnalistik
SUDAH puluhan tahun, wartawan, dosen, hingga pegiat media sosial di Indonesia hidup dengan satu keyakinan sederhana: asal mencantumkan sumber, mengutip karya jurnalistik itu sah dan tak berbayar. Prinsip itu bahkan terasa seperti “hukum…
Batasi Usia Pengguna Media Sosial, Lindungi Anak atau Batasi Ekspresi?
Oleh: Riska Amelia (Mahasiswa Pascasarjana Ilmu Komunikasi Universitas Bina Darma) dan Prof. Isnawijayani (Guru Besar Ilmu Komunikasi Universitas Bina Darma).
PEMERINTAH Indonesia resmi menerbitkan Peraturan Pemerintah Nomor 17…
Kuasa Veto: Gaya Kolonialisme Dalam Tubuh PBB
Oleh: #Rusli Abdul Roni
Sejak awal berdirinya Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pada 1945, lembaga ini digadang-gadang sebagai benteng perdamaian dunia, pengawal keadilan dan wadah demokrasi global. Namun, tujuh dekade lebih telah berlalu,…
Konvergensi Media Bukan Lagi Pilihan Tapi Keharusan
GELOMBANG digitalisasi mendorong industri media di Indonesia melakukan konvergensi. Media cetak, elektronik, dan daring dituntut beradaptasi agar tetap relevan dengan perubahan pola konsumsi informasi masyarakat. Konvergensi tidak hanya…
Ketika Media Sosial Dibungkam di Nepal
GELOMBANG demonstrasi besar di negara Republik Demokratik Federal Nepal yang meluap Kamis (11/9/2025), bagaikan tsunami yang menggulung segalanya.
Nepal yang kini berpenduduk sekitar 29,65 juta orang menjadi kalang kabut. Pucuk pimpinan…
Berpangkal dari Akal untuk Senantiasa Direnungkan
DI kehidupan yang amat sebentar ini, seorang manusia lahir membawa amanat yang telah diterimanya di alam sebelumnya. Amanat itu rasionalitas. Akal. Nanun tetap ia pada potensi buruknya yakni zalim (dholuman) dan dungu (jahula). Ia…
Mumpung Komdigi Lagi Baik Hati
ALUR 'Kongres' PWI Cikarang bermula dari kedua belah pihak yang berkelahi, di hadapan pejabat Komdigi, menyepakati untuk membuat kongres. Apakah mereka berdua punya kwalifikasi atau legitimasi untuk membuat kongres? Dari situ Komdigi bisa…
Sebuah Catatan dari ‘Kongres’ PWI yang Belum Menjadi Kongres
Esai: Abdul Munib )*
KEGIATAN memilih ketua PWI di Cikarang tanggal 29 Agustus 2025, yang menamakan diri Kongres Persatuan PWI, tidak memiliki landasan konstitusi di PDP/PRT organisasi maupun legitimasi kemufakatan floor pemilik suara…
Rice Bran, Emas Coklat yang Kita Buang Setiap Hari: Sebuah Dosa Besar terhadap Masa Depan Bangsa
, SETIAP tetes keringat petani yang menanam padi di sawah, setiap butir gabah yang dihasilkan bumi Nusantara, menyimpan sebuah harta karun yang tak ternilai. Namun, dengan kesadaran penuh, kita memilih untuk membuang harta karun itu ke…