Kinerja Kejati Sumsel Moncer

65
Ariyanto (BP/ist)

Jakarta,BP- Kinerja Kejaksaan Tinggi ( Kejati) Provinsi Sumatera Selatan dalam menangani dan mengungkap kasus korupsi dan suap selama satu tahun terakhir mendapatkan apresiasi penilaian yang baik di mata publik Sumatera Selatan.

Berbagai kasus hukum yang di ungkap dan di tangani sampai ke tingkat pengadilan mulai dari tentang waktu bulan Januari-Desember 2025 di apresiasi publik minimal dipertahankan bahkan ditingkatkan capaianya.

Kedepan, kinerja aparat penegak hukum ijin sangat diharapkan peningkatan kinerjanya khsuusnya mencegah dan menangani serta mengungkapkan kasus korupsi dan suap serta kasus hukum lainnya demi menciptakan Sumatera Selatan yang bebas dari korupsi dan suap.

Demikian diungkapkan Direktur eksekutif Lembaga survei nasional, Lembaga Kajian Publik Independen ( LKPI) Ariyanto, Jumat ( 23/1) di sela-sela paparan hasil survei di Jakarta.

Baca Juga:  Rindu Dua Penyair”: Joko Pranoto–Afnan Malay dan Percakapan Serius tentang Martabat Puisi

“Kinerja Kejati Sumsel angkanya baik dan apresiasi masyarakat terhadap tingkat kepuasan dalam memberantas dan mencegah kasus korupsi dan suap di Sumsel kedepannya diharapkan meningkat lagi. Secara umum, kita tanyakan pada responden bagaimanakah kinerja Kejati Sumsel selama satu tahun terakhir, kinerja tingkat kepuasan Kejati Sumse adalah sebagai berikut . Angka yang menyatakan sangat puas (2,8 % ), puas ( 79 %), Tidak puas ( 9,2% ), Tidak puas sama sekali ( 1,1 % ) dan Tidak tahu/tidak jawab ( 7,9 % ). Tentunya kinerja yang sudah baik ini patut di apresiasi dan kedepan haris ditingkatkan,” kata  mantan peneliti Lembaga Survei Indonesia ( LSI) ini.

Dalam bidang edukasi pencegahan masalah hukum, lanjut lembaga survei yang tergabung dalam Perkumpulan Survei Opini Publik Indonesia (Persepi) ini, upaya yang dilakukan Kejati beserta Kejari di kabupaten dan kota di Sumsel di sudah sangat baik.

Baca Juga:  Harnojo Walikota Definitif Akan Ada Prosesnya

Adanya program penyuluhan hukum dari lewat media massa merupakan salah satu langkah yang tepat agar masyarakat sadar hukum. Tingkat kepuasan kinerja Kejari di kabupaten dan kota rata-rata tergolong baik dengan angka rata-rata di atas 76 %. Tentunya, hasil kerja positif yang dilakukan angkanya bukan serta merata muncul begitu saja.

“Banyak indikator yang menunjukkan kinerja Kejati Sumse yang sangat positif. Ekspektasi masyarakat kedepan sangat besar pada kinerja Kejati Sumsel ini. Keinginan masyarakat diantaranya agar Kejati bisa mengungkap kasus-kasus korupsi dan suap lainnya di bidang vital khususnya yang berkaitan dengan kepentingan masyarakat secara langsung. Selain itu, Kejati Sumsel sangat diharapkan bisa menjadi garda terdepan dalam mencegah kasus korupsi dan suap kedepanya dalam menciptakan di semua sektor,” pungkas pria yang juga menjabat pengurus Persepi ini dengan lugas.

Baca Juga:  Oknum Bhayangkari Polres Banyuasin Digerebek di Hotel di Palembang

Harapan masyarakat , tambah mahasiswa Doktoral Fakultas Fisip ini sangat besar pada kinerja Kejati Sumsel dalam memberantas penyakit korupsi dan suap ini. Dengan bermodalkan kinerja yang baik sekarang ini, bukan tidak mungkin tingkat kepuasan Kajati Sumsel dan jajarannya akan semakin meningkat.

LKPI melakukan survei dengan melibatkan 820 respomden yang tersebar secara proporsional di seluruh kabupaten dan kota di Sumatera selatan dengan marjin of error +-3,5 % dan selang kepercayaan 95 %.#udi

Komentar Anda
Loading...