Stok Beras Aman Jelang Nataru, Bulog Lubuk Linggau Siap Tiga Bulan ke Depan

11

Musi Rawas, BP – Perum Bulog Kantor Cabang (KC) Lubuk Linggau memastikan ketersediaan stok beras aman untuk memenuhi kebutuhan masyarakat hingga tiga bulan ke depan. Masyarakat pun diminta tidak khawatir terhadap ketersediaan beras menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru).

Kepastian tersebut disampaikan Kepala Perum Bulog KC Lubuk Linggau, Muklis Affandi, saat menghadiri kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM) di Pasar Megang Sakti, Kecamatan Megang Sakti, Kabupaten Musi Rawas, Rabu (17/12/2025).

Baca Juga:  Kampung Lele Sematang Borang Juara Lomba Kreatif, Inisiator Kampung Dulmuluk Protes, Ini Alasannya

“Stok beras di gudang Bulog saat ini sangat mencukupi untuk menghadapi Nataru. Bahkan, dalam waktu dekat stok akan kembali bertambah sebanyak 1.000 ton dan saat ini masih dalam perjalanan,” ujar Muklis.

Ia menjelaskan, ketersediaan stok beras yang aman ini juga didukung oleh penyaluran bantuan pangan (Bapang) untuk periode Oktober dan November yang telah terealisasi sebanyak 1.400 ton. Bantuan tersebut disalurkan ke wilayah Musi Rawas, Kota Lubuk Linggau, dan Kabupaten Musi Rawas Utara.

Baca Juga:  Kabar Gembira! Bantuan Pangan Beras Untuk PBP di Lubuk Linggau Mulai Disalurkan

Sementara itu, Pemerintah Kabupaten Musi Rawas melalui Dinas Ketahanan Pangan (DKP) bekerja sama dengan sejumlah instansi terkait menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) yang dipusatkan di Pasar Megang Sakti, Kecamatan Megang Sakti.

Dalam kegiatan tersebut, pemerintah menggandeng Bulog dan para distributor untuk menyediakan berbagai kebutuhan pokok, seperti beras, minyak goreng, telur, dan komoditas lainnya, yang dijual dengan harga lebih terjangkau dibandingkan harga pasar.

Baca Juga:  Ishak Meki: Generasi Muda Harus Kembangkan Kreativitas

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala DKP Musi Rawas, Ervan Malik, mengatakan bahwa kegiatan GPM bertujuan untuk membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang lebih murah.

“Gerakan pangan murah ini dilakukan sebagai upaya menjaga stabilitas harga dan membantu daya beli masyarakat, terutama menjelang akhir tahun,” ujarnya.

Menurut Ervan, harga kebutuhan pokok biasanya mengalami kenaikan signifikan menjelang perayaan hari besar, sehingga kehadiran GPM diharapkan dapat meringankan beban masyarakat.

Komentar Anda
Loading...