Devi Suhartoni Resmi Jabat Ketua  DPD PDIP Sumsel Periode 2025–2030

527
Devi Suhartoni Resmi Jabat Ketua  DPD PDIP Sumsel Periode 2025–2030 (BP/ist)

Palembang,BP- Estafet kepemimpinan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDI Perjuangan Sumatera Selatan resmi berganti. Melalui Konferensi Daerah (Konferda) yang digelar di Hotel Wyndham Palembang, Rabu (17/12/2025), Bupati Musi Rawas Utara (Muratara) Devi Suhartoni ditetapkan sebagai Ketua DPD PDIP Sumsel periode 2025–2030.

Dalam kepengurusan baru tersebut, Devi Suhartoni didampingi Ilyas Panji Alam sebagai Sekretaris dan Made Indrawan sebagai Bendahara.

Sejumlah nama tokoh turut masuk dalam jajaran kepengurusan DPD PDIP Sumsel, di antaranya Bupati Banyuasin Askolani, mantan Wakil Bupati Musi Banyuasin (Muba) Beni Hernedi, mantan Wakil Bupati Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) Ferdian Andreas Lakoni, mantan Ketua DPRD Palembang Iwan Darmawan, hingga mantan Ketua DPC PDIP Palembang Zulfikri Kadir.

Baca Juga:  Sosok Ideal Bakal Calon Wakil Gubernur Sumsel Pendamping H Herman Deru, Ini Tanggapan Pengamat Politik

Ketua Panitia Konferda dan Konfercab PDIP se-Sumsel, Susanto Adjis, menjelaskan bahwa penetapan Ketua dan pengurus DPD PDIP Sumsel telah selesai. Sementara itu, proses penetapan Ketua dan pengurus DPC PDIP di 17 kabupaten/kota se-Sumsel masih berlangsung.

“Hari ini kita menjalankan mekanisme partai. Proses pengusulan nama dinilai oleh DPP. Setelah turun nama untuk jabatan ketua dan dua pendamping, tugas kita adalah mengamankan kebijakan partai tersebut,” ujar Susanto di sela-sela pelaksanaan Konferda dan Konfercab.

Ia mengungkapkan, DPP PDIP sebelumnya menerima tujuh nama calon, lalu menetapkan tiga nama berdasarkan penilaian objektif untuk menyusun kepengurusan periode 2025–2030.

“Penilaian dilakukan secara objektif dengan harapan partai ke depan menjadi lebih baik. Karena itu, komposisi kepengurusan disesuaikan dengan kebutuhan organisasi,” jelas mantan anggota DPRD Sumsel tersebut.

Baca Juga:  JK: Kalau Semua Gubernur Seperti Alex

Dari tiga nama yang ditetapkan, satu orang ditunjuk sebagai ketua, sementara dua pendamping lainnya sepakat mengisi posisi sekretaris dan bendahara.

“Satu ketua dan dua pendamping. Kedua pendamping ini kemudian sepakat menjadi sekretaris dan bendahara,” katanya.

Susanto juga menanggapi munculnya banyak wajah baru dalam kepengurusan DPD PDIP Sumsel. Menurutnya, hal tersebut bukan berarti seluruhnya kader baru, melainkan kader lama yang sebelumnya belum terakomodir.

“Ada yang pernah di DPC, ada juga ketua DPRD yang baru masuk ke DPD. Sekitar 30 persen merupakan pengurus lama, sisanya bukan orang baru, tetapi kader lama yang baru terakomodir,” tegasnya.

Baca Juga:  Walhi Sumsel Minta Pemerintah Serius Pantau dan Evaluasi Izin Perusahaan  Yang Terbakar Lahan Gambutnya

Sementara itu, Konferensi Cabang (Konfercab) PDIP kabupaten/kota masih berlangsung dengan mekanisme yang sama seperti Konferda dan ditargetkan selesai hari ini.

“DPC masih berjalan dan mekanismenya sama, tetap ada penilaian dan kewenangan penuh dari DPP,” tukas Susanto.

Selain perubahan di tingkat DPD, kepengurusan DPC PDIP Kota Palembang juga dipastikan mengalami pergantian. Jabatan Ketua DPC akan diemban oleh Ayu Nur Suri, yang sebelumnya menjabat Sekretaris DPC dan kini merupakan anggota DPRD Sumsel.

Untuk posisi Sekretaris dipercayakan kepada Andreas Okdi Priantoro, anggota DPRD Palembang, sementara Bendahara dijabat Duta Wijaya yang juga anggota DPRD Palembang.#udi

Komentar Anda
Loading...