Wakil Ketua Komisi XI DPR RI Fauzi Amro Tunaikan Janji Bantuan Sumur Bor Ponpes Ulul Al- Bab
LUBUKLINGGAU, BP- Kunjungan reses Anggota DPR RI tiga periode Dapil Sumatera Selatan I sekaligus Wakil Ketua Komisi XI DPR RI, Fauzi Amro, menghadirkan solusi nyata bagi kebutuhan dasar santri di Kota Lubuklinggau.
Dua pondok pesantren, yakni Pondok Pesantren Ulul Al-Bab di Jalan Garuda, Kelurahan Lubuk Tanjung, Kecamatan Lubuklinggau Barat I dan Pondok Pesantren Misro Arafah di Jalan Sehase, Siring Agung, Kecamatan Lubuklinggau Selatan I, kini menikmati akses air bersih melalui bantuan sumur bor.
Kehadiran sumur bor tersebut bukan sekadar bantuan fisik, melainkan realisasi janji yang sebelumnya disampaikan Fauzi saat menyerap aspirasi masyarakat.
Di tengah meningkatnya jumlah santri, kebutuhan air bersih menjadi persoalan krusial yang kini mulai teratasi.
Kegiatan ini turut dihadiri Wali Kota Lubuklinggau Rachmat Hidayat, Ketua STAIS Lubuklinggau M. Yunus, Pimpinan Pondok Pesantren Ulul Al-Bab Ustaz Dirja Mahendra, Kepala Dinas Pendidikan Kota Lubuklinggau Asril, serta sejumlah undangan lainnya.
Pimpinan Pondok Pesantren Ulul Al-Bab, Ustaz Dirja Mahendra, menyampaikan rasa syukur atas bantuan tersebut.
Menurutnya, keberadaan sumur bor sangat membantu aktivitas santri, mulai dari kebutuhan sehari-hari hingga menunjang ibadah.
“Ini bukan hanya bantuan, tapi jawaban atas kebutuhan kami. Jumlah santri terus bertambah, dan air bersih menjadi kebutuhan utama. Alhamdulillah, hari ini benar-benar terwujud,” ungkapnya.
Fauzi Amro menjelaskan bahwa program sumur bor merupakan bagian dari komitmennya dalam memperjuangkan kebutuhan dasar masyarakat, khususnya di sektor pendidikan dan keagamaan.
Ia menyebutkan, program serupa telah direalisasikan di berbagai wilayah, termasuk Musi Rawas dan sekitarnya, dengan total sekitar 40 titik.
Sumur bor yang dibangun memiliki kedalaman hingga 80 meter dan dilengkapi fasilitas pendukung seperti mesin dan tandon air, sehingga dapat langsung dimanfaatkan oleh para santri.
“Air bersih adalah kebutuhan utama. Bukan hanya untuk konsumsi, tapi juga untuk kebersihan asrama, tempat ibadah, dan lingkungan. Kita diajarkan bahwa kebersihan adalah bagian dari iman, dan itu harus dimulai dari fasilitas yang memadai,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, Fauzi juga memberikan motivasi kepada para santri agar terus bersemangat menuntut ilmu.
Ia menegaskan bahwa kesuksesan dapat diraih oleh siapa saja yang memiliki tekad kuat dan kerja keras.
Man jadda wajada. Siapa yang bersungguh-sungguh pasti berhasil. Jangan pernah ragu untuk bermimpi besar,” pesannya.
Reses ini tidak hanya menjadi ajang penyerapan aspirasi, tetapi juga bukti konkret hubungan erat antara wakil rakyat dan masyarakat.
Antusiasme para santri dan warga sekitar mencerminkan harapan besar terhadap keberlanjutan program-program yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.