Pemuda di Lahat Tewas Ditusuk di Panggung Orgen Tunggal, Pelaku Masih Buron, Kuasa Hukum Misnan Hartono Minta Polisi Segera Tangkap Pelaku

322
Misnan Hartono SH (BP/udi)

Palembang, BP- Peristiwa tragis terjadi pada Rabu dini hari (2/7/2025) sekitar pukul 02.00 WIB di acara orgen tunggal di Talang Sejemput, Kecamatan Lahat Selatan, Kabupaten Lahat. Seorang pemuda bernama Beben Erlangga tewas mengenaskan setelah ditusuk dan dibacok oleh pelaku yang hingga kini belum diketahui identitasnya.

Beben mengalami luka tusuk di bagian pinggang, luka robek di lengan kiri, dan luka robek di kaki kanan. Ia sempat dilarikan ke rumah sakit, namun nyawanya tidak tertolong. Sementara adiknya, M. Dava Pedrosa, mengalami luka-luka akibat penyerangan tersebut.

Kuasa hukum keluarga korban, Misnan Hartono, SH, peristiwa bermula ketika kedua korban menghadiri pesta hajatan yang menampilkan hiburan orgen tunggal. Di tengah acara diduga terjadi selisih paham terjadi keributan antara pelaku dan adik korban.

Baca Juga:  Terlindas Fuso, Pengendara Motor Tewas

“ Pelaku sempat melempar korban M Dava Pedrosa ke bangsal sehingga Dava terkapar, sebelumnya Dava diduga selisih paham dengan pelaku,”katanya, Senin (15/9/2025).

Dava sempat terjatuh dan ditusuk dari bawah panggung. Saat itu korban Beben langsung melindungi adiknya, ia malah menjadi sasaran dan mengalami luka fatal.

“Korban ditusuk saat berada di atas panggung. Ketika mencoba melindungi adiknya, justru Beben yang menjadi korban hingga meninggal dunia,” ujar Misnan.

Misnan juga menyampaikan kekecewaannya terhadap lambatnya penanganan kasus ini. Hingga dua bulan setelah kejadian, menurut Misnan polisi belum berhasil mengungkap identitas pelaku meskipun peristiwa terjadi di tengah keramaian setelah sebelumnya polisi telah memeriksa sejumlah saksi.

Anehnya dalam surat laporan perkembangan kasus dari polisi tersebut menurut Misnan polisi setelah memeriksa sejumlah saksi tidak ada yang melhat atau yang mengetahui tindak pidana pembunuhan ini.

Baca Juga:  Tak Punya NUKS, Kepsek Tak Bisa Tanda Tangan Ijazah

“Acara tersebut dihadiri banyak orang. Mestinya ada saksi yang melihat pelaku. Dan hingga kini pelaku masih dalam pengejaran polisi,”katanya.

Keluarga korban, melalui Misnan mengakui telah menemui Kapolres dan Kasat Reskrim dan telah mengajukan permintaan kepada Kapolres Lahat agar kasus ini menjadi prioritas dan pelaku segera ditangkap.

Mereka juga berencana meminta bantuan Polda Sumsel untuk mendukung pengungkapan kasus ini.

“ Kami sebagai kuasa yang ditunjuk oleh keluarga korban kami juga dalam waktu dekat akan menyambangi Polda Sumsel untuk meminta bantuan, back up dari Kapolda Sumsel melalui Dir Reskrim Polda Sumsel untuk memerikan bantuan Polres Lahat untuk mengungkap kasus ini dan segera untuk menangkap pelaku,”katanya.

Baca Juga:  Eksploitasi Orang Jadi TKI, Beti Warga Palembang Ditangkap Polisi

Apalagi menurutnya dari keluarga korban menjadi resah saat ini dengan belum tertangkapnya pelaku ini .

“ Karena itu dalam waktu dekat kita akan memasukkan surat ke Polda Sumsel , supaya di back up dan dibantu Polres Lahat untuk mengungkap kasus ini,”katanya.

Sebelumnya, ayah korban, Nahudin (43), warga Desa Padang Pagun, Kecamatan Pagar Gunung, telah melaporkan kejadian ini ke Polres Lahat pada Rabu siang (2/7/2025) pukul 14.20 WIB, dengan nomor laporan.

LP/B/232/VII/2025/SPKT/Polres Lahat/Polda Sumatera Selatan.

Laporan tersebut diterima oleh Ka SPKT Resort Lahat, Kanit I Aiptu Alamsyah.

Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian masih terus melakukan penyelidikan dan upaya pencarian pelaku yang masih buron.#udi

Komentar Anda
Loading...