Stop Dulu Angkutan Batubara di Sungai Musi

93
Arifin Kalender (BP/udi)

Palembang, BP-Sebuah kapal tongkang bermuatan batubara menabrak rumah rakit milik warga yang berada di pinggir Sungai Musi, Rabu sore (12/3/2025). Kejadian yang terjadi sekitar pukul 16.30 WIB tersebut menjadi viral di media sosial setelah video insiden tersebut beredar luas.

 

Tokoh masyarakat Palembang, Arifin Kalender, menyoroti insiden ini sebagai kejadian yang berulang kali terjadi. “Untuk kesekian kalinya, insiden tongkang batubara gagal belok atau gagal jalan sehingga menabrak rumah-rumah penduduk dan tiang penyangga Jembatan Musi 2. Ini sangat berbahaya dan bisa menyebabkan jembatan roboh, merugikan banyak masyarakat,” ujarnya.

Baca Juga:  Kelanjutan IPAL Gunakan Uang Negara

 

Arifin juga mengingatkan pentingnya menjaga infrastruktur strategis di Sungai Musi.

“Kita tahu di Sungai Musi ada Jembatan Musi 2, Jembatan Musi 6, serta ikon Jembatan Ampera. Jika salah satu jembatan ini roboh, siapa yang akan bertanggung jawab? Saat ini, arus Sungai Musi sangat deras, terutama saat air surut karena adanya kiriman air dari Musi Rawas Utara dan Muara Enim yang sedang banjir selama seminggu terakhir,” tambahnya, Kamis (13/3).

Baca Juga:  Pemkab Muba - BPJS Terus Tingkatkan Layanan Kesehatan Untuk Masyarakat

 

Sebagai warga yang tinggal di pinggir Sungai Musi, Arifin Kalender mendesak aparat terkait untuk menghentikan sementara aktivitas angkutan batubara di sungai tersebut. “Ini langkah preventif untuk mencegah kejadian serupa terulang dan memastikan keselamatan warga serta kelestarian infrastruktur,” tegasnya.

 

Insiden ini kembali memicu kekhawatiran warga akan keselamatan dan dampak lingkungan dari aktivitas pengangkutan batubara di Sungai Musi. Pihak berwenang diharapkan segera mengambil langkah konkret untuk menindaklanjuti laporan dan keluhan masyarakat. #udi

Komentar Anda
Loading...