Sopir Angkot Tikam Teman Sendiri

49

Seorang sopir angkutan kota (Angkot) yakni Sofyan (27) warga Km 14, Banyuasin , menikam teman seprofesinya, Febri, hingga mengalami luka robek di tangan sebelah kiri di Bundaran Air Mancur, Senin (18/3), sekitar pukul 18.00 WIB.
Kejadian ketika pelaku Sofyan bersama teman wanitanya berinisial B mencari keberadaan korban.(BP/IST)

Palembang, BP- Seorang sopir angkutan kota (Angkot) yakni Sofyan (27) warga Km 14, Banyuasin , menikam teman seprofesinya, Febri, hingga mengalami luka robek di tangan sebelah kiri di Bundaran Air Mancur, Senin (18/3), sekitar pukul 18.00 WIB.

Kejadian ketika pelaku Sofyan bersama teman wanitanya berinisial B mencari keberadaan korban.

 

Kemudian, pelaku Sofyan bertemu dengan korban di lokasi kejadian. Tanpa banyak bicara, pelaku yang sudah tersulut emosi langsung menikam Febri sebanyak satu kali, hingga mengenai tangannya.

Baca Juga:  Agus Sutikno: Rakercab Ini Dalam Rangka Evaluasi

Kasat Reskrim Polrestabes Palembang AKBP Haris Dinzah melalui Kanit Pidum AKP Robert P Sihombing mengatakan, penangkapan terhadap pelaku menindaklanjuti laporan korban.

“Jadi, korban yang terluka di tangan membuat laporan di Polrestabes Palembang dan ditindaklanjuti dengan penyelidikan. Hasilnya pelaku berhasil kita amankan,” kata Robert saat dikonfirmasi, Jum’at (29/3).

Robert menjelaskan, saat akan ditangkap, pelaku memberikan perlawanan dan hendak menikam anggota dengan menggunakan dua bilah pisau. Sehingga, pihaknya terpaksa melumpuhkan dengan timah panas.

Baca Juga:  Tokoh Sabang Sampai Marauke Muratara Hingga OKUS Deklarasi Dukung Mawardi-Harnojoyo

“Motifnya cemburu buta, karena korban pergi dengan wanita yang disukai oleh pelaku. Pelaku merupakan residivis, sudah tiga kali keluar masuk penjara atas kasus yang berbeda-beda,”katanya.

Tersangka Sofyan mengakui perbuatannya yang telah menikam temannya Febri. Dia mengatakan, merasa kesal dan cemburu lantaran korban mengajak B pergi.

“B itu pacar saya. Sebelum dia (B) menikah kami sempat pacaran, terus bubaran. Setelah bercerai, kami jalin komunikasi lagi dan ingin pacaran. Tetapi diajak pergi oleh korban, makanya saya tikam,” kata dia.

Baca Juga:  Dampak Covid-19, PWI Sumsel Minta Pemda Tidak Refocusing dan Realokasi Anggaran Kerja Sama Media

Sofyan mengatakan, saat ditangkap dia hendak membuang pisau di pinggangnya, bukan hendak menikam aparat kepolisian.#udi

Komentar Anda
Loading...