Prada Jefri Sebut Keluarga Diduga  Meninggal Dunia Tidak Wajar

72

Seorang anggota TNI yakni Prada Jefri Ando Simatupang (23) yang berdinas Batalyon Raider 200 meninggal dunia setelah sempat terbaring koma dua hari di RS AK Gani.(BP/IST)

Palembang, BP- Seorang anggota TNI yakni Prada Jefri Ando Simatupang (23) yang berdinas Batalyon Raider 200 meninggal dunia setelah sempat terbaring koma dua hari di RS AK Gani.

 

Ayah korban El Simatupang (53) mengatakan, kematian anaknya terbilang tidak wajar. Sebab, Prada Jefri dikabarkan mengalami kecelakaan lalu lintas, namun motor yang dibawa anaknya tidak mengalami kerusakan.

 

“Yang kami merasa curiga, motor yang dipakai anak saya tidak ada yang lecet. Ada lecet sedikit, tetapi tidak wajar dengan keadaan anak kami seperti ini,” kata El , Rabu (15/11).

Baca Juga:  Buka di Bulan Ramadhan, Kafe Remang-remang Digrebek

 

El menjelaskan, Prada Jefri mengalami luka di bagian kepala, bahu sebelah kanan, mata dan di dagu. Serta terbaring kritis dan koma, sejak Minggu 12 hingga Selasa 14 November 2023.

 

“Luka-luka yang fatal di kepala bagian kepala, mata, bahu sebelah kanan bengkak dan ada luka lecet di dagu,” katanya.

Baca Juga:  Resmi Dikukuhkan, Hitmi Sumsel Siap Dukung Program Gubernur 

 

Dia menjelaskan, kejadian bermula Sabtu (11/11) sore, dia pulang ke rumah setelah mendapatkan izin bermalam. Lalu, Minggu (12/11) sekitar pukul 01.00 WIB, Prada Jefri keluar rumah tanpa izin untuk menemui temannya.

 

“Jam satu malam keluar diam-diam, telponan dengan temannya. Setelah jam 6, kami mendapatkan kabar seperti itu. Kami telusuri, orang yang menghubungi dia bernama Aan, sipil. Tapi ada saudaranya, satu leting (angkatan) dengan dia,” katanya.

Baca Juga:  Pencuri Bobol Isi Dagangan Dalam Booth Run & Run

 

Selanjutnya, dia mendapatkan kabar dari anggota Batalyon Raider 200 bahwa anaknya berada di RS AK Gani Palembang dalam kondisi koma di ruangan ICU.

 

“Kami meluncur ke sana, melihat kondisinya memang sudah sangat kritis. Sejak kejadian itu, sampai kemarin pukul 06.00 WIB dan meninggal dunia, dia tidak sadarkan diri. Kami minta kepada Kodam untuk mengusut tuntas kejadian ini,” katanya.#udi

 

Komentar Anda
Loading...