Malam Apresiasi  Seni Batanghari Sembilan, Upaya Pemprov  Sumsel Memajukan Kesenian

83
Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Sumsel, Selasa (14/11) malam  menggelar  Malam Apresiasi  Seni Batanghari Sembilan  dan Pemberian  Duplikat  Sertifikat Warisan Budaya  Tak Benda (WbTB)  dari Provinsi Sumsel tahun 2023di Ball Room, Hotel Swarnadwipa Palembang.(BP/udi)

Palembang, BP – Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Sumsel, Selasa (14/11) malam  menggelar  Malam Apresiasi  Seni Batanghari Sembilan  dan Pemberian  Duplikat  Sertifikat Warisan Budaya  Tak Benda (WbTB)  dari Provinsi Sumsel tahun 2023di Ball Room, Hotel Swarnadwipa Palembang.

Hadir Pj Gubernur Sumsel di wakilkan Asisten II Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan Sekretariat Provinsi Sumsel Ir Basyaruddin Achmad Msc, Plt Bupati OKI M. Dja’far Shodiq , Ketua Komisi V DPRD Sumsel Susanto Adjis, Kepala Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah VI Povinsi Sumatera Selatan (Sumsel) Kristanto Januardi SS, Kerukunan Palembang Darussalam, perwakilan Poltekpar Sumsel,  Perwakilan Bank Indonesia, Ketua DKSS Iqbal Rudianto, perwakilan Dinas Pariwisata kabupaten kota, Pembina Adat kabupaten kota , insan pariwisata, perwakilan Dinas Pariwisata kabupaten kota,budayawan dan seniman Sumsel, pengurus Forwida.
Menurut Kepala Dinas  Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Sumsel Aufa Syahrizal Sarkomi  tujuan kegiatan ini untuk mengapresiasi para seniman-seniman  dan para budayawan yang masih eksis yang selalu dan tidak berhenti untuk berkarya, apakah dalam bentuk seni suara , puisi, dan bentuk budaya lain.
“Dan ini adalah bentuk kekuatan kita karena  walaupun di era globalisasi , alhamdulilah di setiap kabupaten kota kita masih memiliki orang-orang yang memiliki  kepedulian terhadap  kekayaan seni budaya yang kita miliki , oleh karena sudah sewajarnya kami mengapresiasi  dan memberikan penghargaan kepada seniman-seniman dan budayawan-budayawan yang masih tetap peduli melestarikan seni budaya yang kita miliki,” katanya.
Dan pemberian penghargaan ini menurut Aufa sudah melalui sebuah proses, pertama pihaknya menerima usulan dari setiap kabupaten kota untuk mereka mengusulkan siapa-siapa seniman atau individu seniman dan budayawan yang layak diberikan penghargaanya utama mereka  yang masih eksis dan terus berkarya.
“Lalu nama-nama ini kami kurasi, kami evaluasi dan kami lihat karya-karyannya,  apakah karyanya ini  memang memberikan nuansa-nuansa budaya Sumsel dan kita juga melihat eksistensinya, jangan sekadar mencipta tapi kalau tidak eksis atau tidak diberdayakan maka tentunya ini menjadi pertimbangan kami,” katanya.
Dan di kabupaten menurutnya masih ada ratusan para seniman dan budayawan yang patut diberikan apresiasi namun karena keterbatasan maka  pihaknya hanya mampu untuk memberikan penghargaan antara 5 sampai 10 para seniman namun setiap tahun pihaknya selalu akan mengevaluasi  dan selalu memberikan penilaian .
“ Bagi para seniman dan budayawan  yang hari ini mendapatkan apresiasi , penghargaan kami ucapkan  dan para seniman dan budayawan  yang sudah lebih dulu mendapatkan penghargaan kami berharap  untuk tetap eksis dan berkarya tidak pernah harus berhenti dan bagi yang belum mendapatkan penghargaan jangan kecewa karena kami tetap melakukan  dan memikirkan penghargaan-penghargaan  kepaad teman-teman seniman yang tetap eksis didaerah masing-masing,” katanya.
Selain itu bentuk apresiasi  yang pihaknya berikan disamping memberikan fasilitas piagam dan sertifikat  juga memberikan uang pembinaan agar para seniman tetap eksis dan selalu berkarya.
Sedangkan  Pj Gubernur Sumsel di wakilkan Asisten II Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan Sekretariat Provinsi Sumsel Ir Basyaruddin Achmad Msc mengapresiasi kegiatan tersebut.
“Kita tetap harus berupaya memajukan kesenian Sumsel dengan pelibatan berbagai pihak  agar menghasilkan kegiatan yang menarik  , bernilai dan bermartabat , terkait upaya pelestarian kesenian  anugrah ini tidak saja sebagai tradisi baik  dan harus dilestarikan tetapi juga harus terus ditingkatkan  kualitasnya,” katanya.#udi
Anugrah Seni Batang Hari Sembilan tahun 2023
1. Syamsul Makrif katagori seni rupa
2. Asmadi katagori  seni sastra
3. Mirza Indah Dewi katagori seni tari
4. Hasan katagori seni teater
5. Komunitas Layar Taman katagori seni film
6. Turisman katagori seni musik
7. Delima Tatung katagori  pengabdian seni
8. Ustazillah katagori keaktifan berkarya (kekaryaan)
Warisan Budaya Tak Benda
1. Serambe,  Kabupaten Banyuasin
2. Tari Erai-Erai, Kabupaten Lahat
3. Musik Jidur (Pedamaran) dan Incang-Incang , Kabupaten OKI
4. Sedekah Balaq  Kabupaten OKU Timur
5. Telok Abang, Palembang
Baca Juga:  Tersandung Narkoba Kades Terpilih Desa Gerinam Dilantik Di Polda Sumsel
Komentar Anda
Loading...