Amran Husni Serang Tetangga Pakai 2 Celurit

39
Amran Husni (62) warga Jalan Sulaiman Amin, Kelurahan Karya Baru, Kecamatan AAL Palembang diamankan petugas Polsekta Sukarami Palembang lantaran telah membacok tetangganya sendiri menggunakan dua celurit sekaligus, Kamis (12/10)  pagi lantaran dendam.(BP/IST)

Palembang, BP- Amran Husni (62) warga Jalan Sulaiman Amin, Kelurahan Karya Baru, Kecamatan AAL Palembang diamankan petugas Polsekta Sukarami Palembang lantaran telah membacok tetangganya sendiri menggunakan dua celurit sekaligus, Kamis (12/10)  pagi lantaran dendam.

“Pelaku ini sudah lama menyimpan dendam dengan korban karena anaknya sering ditegur karena ketersinggungan saja,” kata Kapolsek Sukarami Kompol M Ikang Ade Putra SIK MH didampingi Kanit Reskrim Iptu Denny Irawan SH MH , Kamis (12/10).

Baca Juga:  Update 10 Juli: Melonjak 93 Kasus, Pasien Covid-19 Sumsel Jadi 2.568

Tersangka berhasil diamankan, setelah pihaknya menerima laporan warga. Sedangkan korban yang mengalami luka di perut bagian kiri mendapat 7 jahitan kini masih menjalani perawatan medis.

Aksi penyerangan dan pembacokan ini sempat viral dan menyebar di medsos. Termasuk detik-detik penangkapan terhadap tersangka di lokasi kejadian.

“Kita mengamankan tersangka dan barang bukti berupa dua buah celurit yang dipakainya untuk menyerang korban,” kata Ikang.

Baca Juga:  ITW Desak Polri Tindak Tegas Dealer/Showroom yang Perlambat Penerbitan STNK-BPKB

Akibat ulahnya, tersangka disangkakan Pasal 351 KUHP ayat 1 tentang penganiayaan dengan ancaman hukuman penjara paling lama 5 tahun kurungan.

Tersangka Amran Husni mengaku kalau korbannya itu merupakan tetangganya sendiri.

“Tapi saya tidak sepaham dan memang dia memiliki sifat yang tak ramah sebagai tetangga. Selama ini kita sudah nahan diri dsn sabar. Tapi dia ini terus berulah,” katanya.

Baca Juga:  Alex Noerdin Serahkan Empat Unit Mesin Pembuat Bakso

“Puncaknya tadi pagi anak saya bawa motor ditegur sama dia bahkan diancam mau dibacok,” katanya.

Celurit yang dipakai oleh tersangka untuk melukai korban memang sengaja dibawa setiap hari untuk bekerja.#udi

 

 

Komentar Anda
Loading...