Bantu Turki dan Suriah, Indonesia Kirim 140 Ton Makanan Hingga Logistik

187

JAKARTA, BP – Pemerintah Indonesia mengirimkan bantuan 140 ton bahan makanan dan logistik untuk korban bencana gempa  Turki dan Suriah. Pelepasan bantuan secara resmi dilakukan Presiden Joko Widodo  di Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma,  Selasa (21/2/2023).

 

“Kita  mengirimkan empat pesawat ke Turki dan ke Suriah yang berisi 140 ton bahan makanan dan bahan-bahan logistik lainnya,” kata Presiden dalam sambutannya.

 

Menurut Presiden, sebelumnya pemerintah Indonesia juga  mengirimkan tim pencarian dan pertolongan (SAR), tim medis, rumah sakit lapangan hingga pesawat hercules, yang dinilai sangat membantu proses evakuasi dan penyelamatan para korban gempa di Turki dan Suriah.

Baca Juga:  Musni Wijaya Ungkap Pesan Presiden Jokowi pada Rakornas Kepala Daerah

 

Presiden  berharap bantuan kemanusiaan  Indonesia dapat membantu meringankan beban para korban gempa yang ada di Turki dan Suriah. “Kita harap  yang kita kirimkan  dapat membantu saudara-saudara kita yang ada di sana,”  Presiden menuturkan.

 

Sementara itu, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi mengungkapkan,  hingga saat ini terdapat empat warga negara Indonesia (WNI) yang meninggal dunia akibat gempa  Turki dan Suriah. Dua jenazah telah dikebumikan di Turki dan dua lainnya akan dikebumikan di Indonesia.

Baca Juga:  Hotel di Sekitar GBK Hampir 'Full Booking' Jelang Konser Coldplay

 

“Pesawat Garuda yang akan membawa bantuan ke Turki, pada saat kembali akan membawa dua jenazah tersebut plus 85 WNI yang terkena dampak dan mereka menginginkan  kembali ke Indonesia,” kata Menlu Retno.

 

Selain itu, ia juga menyebut jika Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Muhadjir Effendy dan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Suharyanto akan turut serta  ke Turki dan Suriah untuk  menyampaikan langsung bantuan kemanusiaan dari pemerintah Indonesia kepada pemerintah setempat.

Baca Juga:  Indonesia Ajak Sesama Negara ASEAN Tangkal Kejahatan Lintas Negara di Kawasan

 

“Beliau akan melakukan pertemuan dan melakukan asesmen apa yang dapat dibantu lagi dari pihak Indonesia kepada pemerintah setempat,” ujarnya.#gus

 

 

Komentar Anda
Loading...