
Palembang, BP- Plt Ketua Umum PPP, Muhamad Mardiono, instruksikan seluruh struktur partai di semua tingkatan untuk memaksimalkan kerja elektoral jelang Pemilu 2024. Terutama, memastikan kelengkapan dan dukungan struktur di lapangan hingga tempat pemungutan suara (TPS).
Menangapi hal tersebut Ketua DPW PPP Sumatera Selatan (Sumsel) Agus Sutikno menilai apa yang disampaikan Plt Ketua Umum PPP, Muhamad Mardiono, juga pernah di jelaskan dalam pidato saat Rakornas DPP PPP dan DPW PPP seluruh Indonesia senin kemarin .
“ Memang pada dasarnya perjuangan politik ini tentu harus diawali bagaimana dari menata organisasi dengan baik, organisasi yang baik yang sering disebut mesin politik itu tentu dari kepengurusan dari tingkat DPP, DPW kemudian DPC , PAC, Ranting dan Kelompok Kerja Ranting kemudian ada ada badan-badan adhoc seperti saksi pemilu, najnah pemenangan pemilu wilayah, lajnah penetapan caleg , lembaga advokasi dan bantuan hukum serta badan saksi pemilu,” katanya, Jumat (13/1).
Untuk kelengkapan sebagaimana didalam peraturan organisasi No 7 tahun 2022 , menurutnya DPW PPP Sumsel telah melengkapi seluruhnya begitu juga DPC-DPC PPP seluruh Sumsel .
Diakui mantan anggota DPRD Sumsel ini terdapat dua DPC yang sedang berproses untuk pembentukan apalah LP2C , LPC , LABH, Badan Saksi Pemilu, Selain itu soal daftar panjang bakal caleg perdapil baik provinsi dan kabupaten kota.
“ Struktur organisasi dari DPP , DPW sampai ke Kelompok Kerja Ranting itu penting karena bagian dari mesin politik yang nanti digerakkan dalam rangka pencapaian pemenangan, oleh karena itu maka usul, saran dan pendapat saya kepada DPP PPP bahwa pada kenyataannya itu baik dari struktur DPW, DPC, PAC dan Ranting itu terjadi dinamika dan terjadi pengurus yang katakanlah satu meninggal dunia , pindah partai, mengikuti test PNS, mengundurkan diri, ini bagian yang perlu segera dilakukan revisi sehingga jumlah masing-masing di berbagai tingkatan tersebut tidak berkurang,” katanya.
Sebab menurutnya kalau tidak di revisi menurutnya akan terjadi kepincangan, kekurangan SDM yang tadi meninggal dunia , pindah partai, mengikuti test PNS, mengundurkan diri, oleh sebab itu menurutnya barang kali otokritis kepada DPP PPP bahwa usulan-usulan seperti itu harus diselesaikan sehingga keabsahan pengurus baik tingkat wilayah, kabupaten kota, kecamatan hingga desa /kelurahan itu menjadi terjaga,
“ Ini penting segera kita selesaikan sampai menjelang 2023 pada saat kita sudah berbicara tentang daftar calon sementara dan daftar calon tetap,” katanya.
Dari kesemuanya ini inilah yang dirinya terjemahkan dari pidato Plt Ketum PPP bahwa menghadapi pemilu 2024 tidak ada kata lain kita harus fokus kompak yang di motori struktur organisasi baik bersifat organik dan adhoc diselesaikan semua , dibentuk semua dan caleg-caleg dipastikan masing-masing dapil yang menjadi target maka apa yang disampaikan Plt Ketum PPP tentang target DPR RI, DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten kota akan bisa tercapai.
“DPW PPP Sumsel selalu berupaya bagaimana perjuangan itu berangkat dari penataan organisasi, penataan organisasi yang lengkap, tepat dan cepat itu akan menjamin perjuangan kita akan lebih lancar daripada kita tidak di dukung oleh SDM-SDM dalam struktur organisasi kita, artinya apa yang disampaikan Plt Ketum PPP dalam rakornas kemarin harus kita terjemahkan dan kita aplikasikan bahwa betapa penting mesin-mesin politik dari tingkat pusat, wilayah, cabang , anak cabang, ranting dan kelompok-kelompok kerja ranting itu semua diberdayakan sebagai ikhtiar dalam memperoleh suara sebanyak-banyaknya ,” katanya. #udi