Soal Saluran WC, 2 Keluarga Saling Serang
PALEMBANG, BP – Peristiwa berdarah terjadi di Jalan Sungai Itam, Kelurahan Bukit Lama, Kecamatan Ilir Barat I (IB) Palembang, Akibatnya empat orang mengalami luka bacok, Senin (19/12) pagi.
Belakangan diketahui empat korban bernama Lidya, Mustari, Beni Zamzami, dan Kausar, kini tengah sekarat dan mendapatkan perawatan intensif di Rumah Sakit (RS) setempat.
Korban mengalami luka parah di bagian kepala, perut paha serta kaki.
Kapolsek Ilir Barat (IB) 1 Kompol Rian Suhendi mengungkapkan jika antara korban dan para pelaku masih keluarga.
Menurut Kapolsek, antara pelaku dan korban memang selama ini sudah lama ribut antar-keluarga.
“Puncaknya pagi tadi. Di mana peristiwa itu bermula saat ke empat korban tengah membersihkan selokan yang berada di belakang rumahnya,” katanya.
Menurutnya saat kejadian , salah satu pelaku menegur korban hingga terjadi cekcok mulut.
Di saat itu secara tiba tiba, pelaku menyerang korban menggunakan senjata tajam jenis parang panjang.
Akhirnya peristiwa pengeroyokan yang dilakukan oleh enam terduga pelaku menggunakan senjata tajam itu terjadi, hingga membuat keempat korban sekarat.
Anggun, salah satu kakak korban membenarkan jika peristiwa pembacokan itu bermula ke empat saudarany itu membersihkan saluran air.
“Saat itu adek kami mau membersihkan selokan, cuman ada cekcok mulut dikit, padahal yang dibersihkan got di tanah kami,” katanya.
Tak lama membersihkan got, salah satu pelaku menegur dan melarang korban untuk membersihkan selokan tersebut.
“Mereka langsung keluar dari rumah bawak parang, anaknya, mantunya, mikut galo ngapak (ikut semua membacok) secara babi buta,” tuturnya.
Pelaku diduga menggunakan beragam senjata tajam, mulai dari parang panjang, cangkul hingga sekop.
Kasat Reskrim Polrestabes Palembang Kompol Haris Dinzah didampingi Kapolsek Ilir Barat I Kompol Rian Suhendi mengatakan, i penganiayaan berat tersebut terjadi lantaran kesalahanpahaman antara kedua keluarga. Dimana akibatnya empat orang menjadi korban saat ini menjalani perawatan di RS.
“Berawal pelaku ini tak terima kalau ditampatnya mau di buat saluran parit atau aliran WC. Sehingga terjadi penganiayaan tersebut. Diketahui juga korban dan pelaku ini masih ada hubungan keluarga,” katanya.
Sementara untuk saat ini anggota Polsek Ilir Barat I di bantu Satreskrim Polrestabes Palembang sudah mengamankan diduga pelaku berjumlah lima orang, saat ini masih dalam pemeriksaan. Guna mengetahui peran apa saja saat kejadian terjadi.
Sedangkan barang bukti yang diamankan satu buah golok, dua buah parang, tombak besi, celurit serta satu buah gelam yang digunakan diduga pelakunya.#min