Sarjan Tahir Minta Partai Koalisi Solid

305
PELANTIKAN Ketua Dewan Pertimbangan DPP Partai Demokrat Sarjan Tahir bersama kader Partai Demokrat saat pelantikan pengurus DPD Demokrat Sulsel, di Makassar beberapa waktu lalu.

 

PALEMBANG, BP – Dewan Pertimbangan DPP Partai Demokrat meminta partaipartai yang berkoalisi dengan Demokrat solid.

Demikian diungkapkan Ketua Dewan Pertimbangan DPP Partai Demokrat Sarjan Tahir Minggu (27/11), saat menanggapi isu bongkar pasang koalisi partai politik salah satunya koalisi Partai
Nasdem, Demokrat dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS)yang sudah mengumumkan rencana koalisi namun hingga kini belum juga resmi.

Bahkan, koalisi ini sempat diterpa kabar perpecahan. Sarjan menilai koalisi Partai Nasdem, Demokrat, dan PKS memang masih perlu menyamakan draf langkahnya, karena bukan sekadar membuat koalisi namun bagaimana agar koalisi solid dan memenangkan pemilu.

Baca Juga:  Tidak Ada Alasan Menggantikan Jabatan Mahyudin dari Wakil Ketua MPR

“Itu bukan barang sederhana,” katanya. Ia mengatakan, dinamika dalam dunia politik pasti ada tinggal lagi bagaimana cara menselaraskan, menegosiasikan dan juga bagaimana menyatukan langkah agar publik menangkap yang dilakukan itu bukan kepentingan partai atau koalisi, melainkan untuk kepentingan perbaikan yang dapat diterima rakyat.

“Makanya saya bilang kita sabar untuk proses yang ada,” kata mantan anggota DPR RI ini.

Baca Juga:  Kasus Corona Di Sumsel Naik Jadi 2.049 Orang

Menurutnya, partai yang berkoalisi dengan Demokrat saat ini tentu menyiapkan  langkah-langkah taktik dan strateginya jelang Pemilu 2024, dan terpenting adalah koalisi ini betul-betul menyampaikan ide-ide cermerlang untuk rakyat.

“Rakyat bisa mencermati, bahwa itu bisa terimplementasi atau tidak ? ini tidak sederhana karena negara yang mau diurus,” katanya Selain itu menurutnya setiap partai punya hitung-hitungan dan dalam pemilu dan akan memiliki koalisi untuk bergabung.

Baca Juga:  Ketua DPRD Palembang Ini Lulus S2 Magister Hukum, Sebut Tidak Ada Batasan Umur Menuntut Ilmu

“Kalau saya lihat ada beberapa partai cenderung dia sudah menuju koalisi, dan bisa saja kemana-mana karena melihat untung tidaknya dia dalam koalisi,” ujarnya.

Mengenai munculnya nama-nama Capres kepermukaan, Sarjan menyebut isu ini biarkan mengalir
karena semakin banyak akan semakin bagus.

“Karena republik punya pilihan dan bagaimana ayakannya betul-betul bisa diterima dan dipertarungkan dalam pemilu 2024,” ia memungkasi. #udi

Komentar Anda
Loading...