Diberitakan Jadi Tersangka KPK, Sarimuda Bantah Selewengkan Keuangan PT SMS

126
Mantan Cawako Palembang selaku mantan Direktur Utama PT Sriwijaya Mandiri Sumsel (SMS) Ir H Sarimuda MT didampingi kuasa hukumnya Firdaus Hasbullah SH.  (BP/udi)

Palembang, BP- Setelah sempat tersandung beberapa permasalahan hukum, Ir H Sarimuda MT yang telah beberapa kali maju pada pencalonan Walikota Palembang menegaskan pensiun dari segala kegiatan politik

“Saya tidak berpolitik, saya tidak akan maju lagi. Ini saya tidak maju saja, saya dibeginiin. Saya di masa hari tua saya ingin hidup tetang bersama anak cucu,” kata  Sarimuda didampingi kuasa hukumnya Firdaus Hasbullah SH yang membantah dirinya dinyatakan sebagai tersangka Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Senin (28/11).

Mantan Kadishub Sumsel ini mengaku sudah pensiun dari gelanggang politik dan tidak bakal lagi maju pada pencalonan kepala daerah.

“Tidak ada ambisi apa-apa. Saya murni mau hidup tenang menikmati masa tua saya. Pensiun politik. Saya tegaskan kalau ada yang bilang Pak Sarimuda bakal maju lagi, tidak,” katanya.

Selain itu Sarimuda membantah telah  menyelewengkan uang  PT Sriwijaya Mandiri Sumsel (SMS) selama dipimpinnya seperti diberitakan selama ini.

 

 

“Pada 25 Januari 2022 saya mengundurkan diri dari jabatan sebagai Direktur PT SMS. Pada Mei 2022 permasalahan keuangan antara PT SMS dengan saya selama menjabat kala itu clear tidak ada masalah,” katanya.

Baca Juga:  Pembangunan Komplek Perkantoran Pemerintah Provinsi Sumsel Diklaim Mempedomani Perda Rawa

Dikatakan Sarimuda, dengan penyampaian hari ini, jangan sampai adanya simpang siur informasi terkait permasalahan tersebut.

“Artinya, sejak saya menjabat Dirut 2019 hingga pengunduran diri, tidak ada permasalahan keuangan antara dirinya dengan PT SMS dan silakan ditanya atau konfirmasi dengan Dirut yang baru, apakah saya ada permasalahan itu? katanya.

Menurutnya sudah  ada pernyataan dari Dirut [PT SMS] yang baru di bulan Mei itu menyatakan bahwa dengan selesainya permasalahan keuangan di PT SMS maka seluruh keuangan di perusahaan tersebut menjadi tanggungjawab korporasi tersebut.

“Jadi, bila dikatakan saya itu korupsi, tidak ada itu! Sungguh betapa teganya beberapa pemberitaan dan informasi memvonis dirinya terlibat korupsi di perusahaan  tersebut. Tanya Dirut baru, ada tidak laporan keterlibatan Sarimuda ini,” katanya.

Baca Juga:  Stok Beras Cukup Hingga 4.5 Bulan ke Depan

Sarimuda juga menjelaskan BPKP Sumsel juga  melakukan pendampingan audit, artinya pihak instansi ini [BPKP] Sumsel mengaudit PT SMS selama satu bulan yang berkaitan dengan permasalahan tadi [korupsi] dan tidak ditemukan permasalahan keuangan di tubuh korporasi.

Setelah penyampaian hasil audit dari BPKP Sumsel tidak ditemukan kerugian negara selama dirinya menjabat.

“Jadi jangan sampai simpang siur atas persoalan itu,” tambahnya.

Ketiga, menurutnya hasil RUPS [Rapat Umum Pemegang Saham] menerima, menyetujui persoalan keuangan selama dirinya menjabat.

 

“Kesimpulan dari itu semua tidak ada kerugian negara yang timbul antara Sarimuda dengan PT SMS, jadi jika ada informasi yang simpang siur saya siap memberikan keterangan berdasarkan data yang bisa dipertanggungjawabkan,” katanya.

Dirinya menambahkan tidak ada keterlibatan anak maupun keluarganya dalam PT SMS baik pekerjaan maupun lainnya.

Sedangkan Firdaus Hasbullah mengatakan, kliennya merasa perlu memberikan penjelasan lantaran merasa selama ini kesimpangsiuran informasi.

Baca Juga:  Budaya dan Sejarah yang Diabaikan Membuat Kota Palembang ‘Gersang’

“Persoalan yang menimpa Bapak Haji Sarimuda adanya pemberitaan di sana-sini mengatakan bahwa Bapak Haji Sarimuda tersangka atas kasus sedang disidik oleh KPK,” kata Firdaus.

Mantan Presiden Mahasiswa UMP ini menambahkan, oleh sebab itulah hari ini menyampaikan hal-hal yang benar terkait misalnya bahwa Sarimuda menggunakan uang PT SMS. Terkait dengan kerugian negara apa yang dilakukan Sarimuda. Menurutnya sampai hari ini informasi itu tidak benar.

“Sehingga Pak Sarimuda akan menyampaikan hal ini sebenarnya-benarnya apa yang sedang menimpa beliau terkait pengggunaan anggaran PT SMS,” katanya.

Dia menyebut, kalau misalnya para pihak yang sedang diperiksa akan ditetapkan sebagai tersangka, mungkin itu ada beritanya. Tapi kalau Sarimuda telah menjadi tersangka itu menurutnya belum ada.

“Termasuk berita-berita yang menyebar bahwa Sarimuda dinyatakan tersangka, saya rasa belum pernah ada itu KPK menyampaikan langsung bahwa Pak Sarimuda tersangka terkait yang sedang diperiksa,” kata politisi Partai Demokrat ini.#udi

 

Komentar Anda
Loading...