
PALEMBANG, BP – Jelang tahun baru, penyebaran Covid-19 kembali terjadi.
Saat ini vaksinasi Covid-19 di Kota Palembang masih kosong. Meski demikian, vaksinasi booster atau vaksin dosis keempat buat tenaga kesehatan masih terus berjalan.
Dikatakan Plt Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Palembang, Yudhi Setiawan, Rabu (9/11), pihaknya masih menunggu distribusi vaksin Covid-19 dari Kemenkes.
Kemenkes sudah mulai mengirim stok vaksin Covid 19 ke Palembang dan dijanjikan sampai pada pertengahan November 2022. Saat ini, Dinkes Sumsel tengah fokus untuk memenuhi target vaksin Covid 19 dosis keempat bagi nakes. “Saat ini nakes yang menerima booster keempat baru
37 persen,” katanya.
Untuk Diketahui, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) telah mendeteksi adanya subvarian Omicron XBB telah di Indonesia. Varian baru XBB ini dikatakan jauh lebih cepat menular dibanding varian lainnya, namun fatalitasnya tidak lebih parah dari varian Omicron.
Adapun gejala yang dimiliki varian Omicron XBB yakni batuk, pilek, demam, ngilu, nyeri otot, kelelahan, sakit kepala, nyeri sendi dan kelelahan.
Saat ini, Pemerintah belum bisa mengatakan aman dari pandemi Covid-19, sebab berbagai mutasi varian baru masih berpotensi terus terjadi Oleh karena itu, Kemenkes meminta masyarakat untuk waspada dan memperkuat protokol kesehatan, terutama memakai masker.
Sementara itu, di Kabupaten Lahat ada 15 pasien yang dirawat baik secara Isolasi Mandiri (Isoman) maupun di rumah sakit karena terpapar di Covid-19.
Menurut Aiwa Marlina, Kabid P2P Dinas Kesehatan Kabupaten Lahat, pihaknya mencatat, saat ini telah.
“Dari total 15 pasien Covid 19, 11 Isoman dirumah masing masing, dan 3 dirawat di RSUD Lahat, dan 1 di RSUD Besemah Pagaralam,” katanya.
Penambahan kasus itu, pertama kali terjadi pada 15 Oktober 2022 lalu, yang didapatkan dari pasien yang berobat di RSUD Lahat. “Ada juga dari pekerja tambang yang baru pulang dari cuti, di tes PCR, positif, kemudian kita tracinglagi kepada beberapa kontak erat, didapatkan kasus
Covid-19 sebanyak itu,” ujarnya.
Namun, dikatakan Aiwa, meski saat ini sudah banyak warga yang menerima vaksin hingga dosis 3, atau booster, namun harus tetap menjaga prokes di tempat umum.
“Karena sudah ada lagi kasus positif Covid 19, jadi ketatkan lagi Prokes, kalau beraktivitas diluar rumah, jangan sampai Covid 19 kembali merebak di Lahat,” ungkapnya. #adl/riz