Ponton Angkut Batu Split Tabrak Terminal Pembentukan UPTD Tangga Buntung, Aripin Kalender Minta Pemerintah Buat Aturan

Aripin Kalender
Palembang, BP- Ponton atau Kapal Tongkang KLM 300-05 yang mengangkut batu split menabrak Terminal Pembentukan Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Tangga Buntung, di Jl Pangeran Sido Ing Lautan, Kelurahan 36 Ilir Palembang, Kamis (25/8) sekitar pukul 13.15.
Menurut Ketua Masyarakat Miskin (MMK) Sumatera Selatan (Sumsel) Aripin Kalender membenarkan adanya kejadian tersebut.
“Kapal tongkang bawa batubara yang 5000 ton, 7000 ton , tidak tahu kenapa biso nabrak apo mati mesin mungkin arus deres lalu tongkang minggir terus , tongkang itu nak ke hilir,” katanya.
Akibat kejadian tersebut menurut tongkang tersebut menabrak pelabuhan Dishub di Tangga Buntung sehingga banyak tiang pelabuhan yang penyot lalu ada 4 sampai 5 jukung rusak, satu jukung rusak parah.
Untungnya dalam kejadian tersebut tidak ada korban jiwa.
“Saya sebagai Ketua Masyarakat Miskin Kota yang sudah beberapa kali demo soal angkutan batubara di Sungai Musi ini, ada dua pilihan kalau Pemkot Palembang dan Pemprob Sumsel tidak berani menstop angkutan batubara buatlah aturan dimana tonase angkutan batubara yang 5000 ton, 7000 ton mungkin dibuat 300 ton sampai 1000 ton,” katanya.
Kasat Polairud Polrestabes Palembang, Kompol Dedi Ardiansyah membenarkan kejadian tersebut.
“Penyebabnya masih dalam proses lidik Pol Airud bersama KSOP Palembang,” katanya.
Namun untuk sementara menurutnya dugaan kecelakaan bermula saat Kapal Tongkang berlayar dari Pulau Kemaro menuju Dermaga Kertapati Palembang.
Tiba-tiba di Tempat Kejadian Perkara (TKP), diduga tidak mampu menahan laju Kapal Tongkang yang didorong oleh Kapal Assist TB Hiu Macan.
Kemudian haluan tongkang menjadi liar dan lari ke kiri serta buritan Kapal Tongkang ke kanan. Hingga menyebabkan Kapal Tongkang menyerempet Dermaga UPTD Tanggal Buntung Palembang.
Akibat ditabrak Kapal Tongkang, Terminal UPTD Tangga Buntung Palembang milik Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Palembang rusak dan tiangnya menjadi miring.
“Setelah itu, anggota kita lagi melakukan patroli dan langsung membantu Kapal Tongkang tersebut,” katanya.
Sedangkan menurutnya Nahkoda Kapal Tongkang serta pihak terkait lainnya selamat.
“Alhamdulillah selamat semua, hanya saja kita melihat ada kerugian materil di Jukung Terminal UPTD Tangga Buntung Palembang,” katanya.
Hingga kini, pihaknya masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait kecelakaan Kapal Tongkang tersebut.#osk