KOPZIPS dan Zuriat KH Abdul Roni Halim Gotong Royong Bersihkan Makam Bersejarah, Harapkan Perhatian Pemerintah

8

Palembang,BP– Ketua Komunitas Pecinta Ziarah Palembang Darussalam dan Sumatera Selatan (KOPZIPS), Muhamad Setiawan atau yang akrab disapa Cek Wan, bersama salah satu anggotanya, Ustaz Hafidhuddin, dan keluarga besar zuriat Ki. Mgs. H. A. Roni Halim yang dikoordinatori oleh MGS Yusuf Baihaqi, melaksanakan ziarah ke makam Masagus KH Abdul Roni Halim di TPU Kandang Kawat, Bukit Lama, Palembang.

Masagus KH Abdul Roni Halim merupakan Rais Syuriah PCNU Kota Palembang pada tahun 1940. Beliau juga dikenal sebagai pendiri Madrasah Al-Hilaliyah, yang dahulu bernama Sekolah Rendah Islam Nahdlatul Ulama (SRINU) Karang Anyar, serta pendiri Masjid Diniyah yang sebelumnya merupakan Langgar Diniyah Karang Anyar.

Baca Juga:  Bak Truk Nyangkut di Pondasi Stasiun LRT Asrama HajiĀ 

Cek Wan mengatakan, kondisi akses menuju makam saat ini sangat memprihatinkan karena tertutup semak belukar dan pepohonan hingga menyerupai hutan. Oleh karena itu, para zuriat secara bergotong royong membersihkan area TPU dan membuka akses jalan setapak agar makam dapat kembali dikunjungi.

“Alhamdulillah, para zuriat bergotong royong membersihkan lahan TPU yang sudah menjadi hutan dan membuat akses jalan kaki semampunya,” ujar Cek Wan, Selasa (14/7/2026).

Baca Juga:  Puluhan Karyawan Bank Sumsel Babel Palembang Terpapar Covid-19

Sementara itu, melalui juru bicara zuriat, Cek Oni, MGS Yusuf Baihaqi menyampaikan harapan agar Pemerintah Kota Palembang segera memberikan perhatian terhadap kondisi TPU Kandang Kawat.

Ia berharap pemerintah dapat membersihkan kawasan TPU yang kini dipenuhi semak belukar serta membangun akses jalan kecil yang permanen menuju area pemakaman. Menurutnya, di sekitar lokasi tersebut masih terdapat banyak makam kuno yang memiliki nilai sejarah tinggi, namun sulit dijangkau karena kondisi lingkungan yang tidak terawat.

Baca Juga:  Soal Uang Parkir, JukirĀ  Tusuk Rekan Sekerja

“Kami hanya berharap pemerintah dapat membersihkan kawasan TPU ini dan membangun akses jalan yang permanen. Di sekitar lokasi masih banyak makam-makam kuno bernilai sejarah yang perlu dijaga dan dilestarikan,” ujar MGS Yusuf Baihaqi.#udi

 

Komentar Anda
Loading...