Fahum UIN Raden Fatah Ajak Bangkitkan Kembali “Palembang Sebagai Ulu Melayu”

53
Suasana Fakultas Adab dan Humaniora (Fahum) UIN Raden Fatah Palembang menggelar Kuliah Umum dalam Rangka Orientasi Studi Mahasiswa Baru Prodi Magister SPI  Fahum UIN Raden Fatah Palembang,   dengan tema “Palembang Sebagai Ulu Melayu”, Kamis (25/8) di Lantai II Fahum  UIN Raden Fatah Palembang.(BP/IST)

Palembang, BP- Fakultas Adab dan Humaniora (Fahum) UIN Raden Fatah Palembang menggelar Kuliah Umum dalam Rangka Orientasi Studi Mahasiswa Baru Prodi Magister Sejarah Peradaban Islam (SPI) Fahum UIN Raden Fatah Palembang,   dengan tema “Palembang Sebagai Ulu Melayu”, Kamis (25/8) di Lantai II Fahum  UIN Raden Fatah Palembang.

Dengan menghadirkan dosen sejarah dari Universitas Sriwijaya (Unsri) Dr Dedi Irwanto MHUm .

Hadir Kepala Prodi SPI (S2) Fahum UIN Raden Fatah  Palembang Drs. Masyhur, Ph.D, Wakil Dekan 3 / Dosen Fahum UIN Raden Fatah Palembang,  Dr. Mohammad Syawaluddin, Sekretaris Prodi SPI S2 Dr. Mulyadi dan diikuti 30 orang mahasiswa baru Magister SPI Fahum UIN Raden Fatah Palembang dan para undangan.

Baca Juga:  Pesepakbola Kece Kekinian Darah Indonesia, Bikin Wow Kaum Hawa

“ Tapi karena levelnya S2  tidak mungkin kita samakan dengan S1 , jadi kita isi dengan kuliah umum, jadi kali ini kita minta Dr Dedi Irwanto   dari untuk menjelaskan Palembang Ulu Melayu, kita ingin mengangkat kembali, karena kemarin  pernah diangkat tapi kayaknya  tenggelam lagi, kita bangkitkan lagi,” kata Kepala Prodi SPI (S2) Fahum UIN Raden Fatah  Palembang Drs. Masyhur, Ph.D usai acara.

Baca Juga:  Jaga Nama Baik Polri, Kapolda Sumsel: Tingkatkan Kepercayaan Masyarakat

Dia melihat Palembang Ulu Melayu  dalam sumber-sumber sejarah  menyebutkan melayu itu cikal bakalnya turun di Palembang.

“ Jadi kalau ada semacam deklarasi mengatakan Palembang Ulu Melayu, aku pikir wajar , sebab  yang di maksud Ulu itu awal, pangkal, tapi kalau Ulu di hubungkan dengan Uluan dan sebagainya mungkin  panjang juga ceritanya , tapi kalau Ulu sebagai pangkal atau awal cikal bakal mungkin mungkin pas kalau Palembang sebagai Ulu Melayu,” katanya.

Sedangkan Dr Dedi Irwanto Mhum mengajak kalangan mahasiswa UIN Raden Fatah untuk  memperkokoh identitas Sumsel sebagai ulu melayu atau titik awal Melayu bermula sebelum menyebar ke seluruh Sumatera, Kalimantan, hingga Semenanjung Malaysia.

Baca Juga:  4 Dosen Fahum UIN Raden Fatah Palembang dapat LoA di The Adia Annual International Confrence 2024

Menurutnya sejarah melayu yang bermula dari Palembang tepatnya di Bukit Seguntang mestinya menjadi kebanggaan masyarakat dan zuriat yang perlu terus dipertahankan.

Karen itu menurutnya dengan memperkuat identitas melayu dalam kehidupan sehari-hari maka semakin membentengi generasi muda dari beberapa pengaruh negatif budaya asing yang masuk. #osk

 

 

 

 

Komentar Anda
Loading...