Anita Noeringhati Minta KPID Sumsel Perbanyak Literasi Penyiaran Ke Masyarakat

Palembang, BP- Peralihan televisi dari anlalog ke sistem digital harus disosialisasikan secara bombastis, terukur dan tersetruktur, sehingga program pemerintah ini akan segera diterima masyarakat dan hasilnya bisa memuaskan.
Hal tersebut dikemukakan Ketua DPRD Sumatera Selatan (Sumsel) Hj Anita Noeringhati saat menerima audiensi Komisioner Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Sumsel, Senin ( 22/8) di ruang pertemuan DPRD Sumsel.
Hadir Ketua KPID Provinsi Sumsel Hefriady MA, Korbib Kelembagaan KPID Sumsel Hasandri Agustiawan, Korbid Pengawasan Novarizal, Korbid Perizinan Meitri dan Sekretaris KPID Sumsel Nuriah.
Anita meminta KPID berperan aktif dalam rangka menjadi produk penyiaran yang berkualitas, profesionalitas dan aman untuk kalangan anak – anak.
Sebagai pengawas dunia penyiaran, politisi Partai ini meminta agar KPID tidak menjadi mancang ompong dalam menegakkan aturan yang sesuai dengan undang –undang penyiaran.
“ Ini tugas berat tentunya, saudara –saudara harus bekerja sesuai tupoksinya sehingga terwujud penyiran yang sehat, nyaman dan aman,” ujar Anita.
Ketua KPID Sumsel Hefhriady menjelaskan, pasca dilantik Gubernur Sumsel, KPID Sumsel terus bekerja menjalankan berbagai progaram yang ada. Program dimaksud antara lain melakukan literasi media kepada masyarakat Sumatera Selatan.
“ Minggu lalu kita barusaja ke OKU Selatan memberikan literasi kepada masayarakat disana. Setelah ini kita akan ke OKU Timur utuk melakukan hal yang sama,” katanya.
Sementara dalam bidang pengawasan, KPID Sumsel selama 24 jam terus melakukan pengawasan kepada seluruh media elektronik khusus televisi dan radio, baik konten maupun program yang meereka jalankan.
“ Kita lakukan pengawasn 24 jam dengan cara kita record, kemudia kita telaah dan evaluasi, “ ujar Adi lagi.
Adi juga memaparkan peran KPID dalam rangka mendukung program pemerintah tentang migrasi televisi dari analog ke digital. Selain ikut mensosialisasikan kepada masyarakat. KPID juga terus menjalin kerjasama dengan beberapa media televisi yang ditunjuk pemerintah sebagai pemenang tender penyedia mux atau penyelenggara Multiplexing TVRI, Trans dan Indosiar.#osk