Reses Anggota DPRD Kota Palembang, Ridwan Saiman Serahkan SK Mendiknas Tentang Penerima Dana PIP

142
Reses masa sidang III tahun 2021  kali ini anggota Fraksi PKS DPRD kota Palembang Ridwan Saiman SH MH  mengunjungi lembaga pendidikan yang legendaris di kota Palembang yaitu Yayasan Nurul Iman untuk menyerap aspirasi warga dan langsung menyerahkan Surat Keputusan (SK) Menteri Pendidikan Nasional (Mendiknas) tentang penerima dana Program Indonesia Pintar (PIP) yang  usulkan anggota Fraksi PKS DPRD kota Palembang Ridwan Saiman SH MH   dan langsung diadvokasi oleh Anggota DPR-RI Komisi X Fraksi PKS Ust Mustafa Kamal, Jumat (10/12).(BP/IST)

Palembang, BP- Reses masa sidang III tahun 2021  kali ini anggota Fraksi PKS DPRD kota Palembang Ridwan Saiman SH MH  mengunjungi lembaga pendidikan yang legendaris di kota Palembang yaitu Yayasan Nurul Iman untuk menyerap aspirasi warga dan langsung menyerahkan Surat Keputusan (SK) Menteri Pendidikan Nasional (Mendiknas) tentang penerima dana Program Indonesia Pintar (PIP) yang  usulkan anggota Fraksi PKS DPRD kota Palembang Ridwan Saiman SH MH   dan langsung diadvokasi oleh Anggota DPR-RI Komisi X Fraksi PKS Ust Mustafa Kamal, Jumat (10/12).

Baca Juga:  Hj RA Anita Noeringhati Jabat Ketua PDK Kosgoro Sumsel

“Alhamdulilah kali ini Yayasan Nurul Islam mendapatkan bantuan dana PIP lebih kurang 170 siswa,” kata Ridwa Saiman di sela-sela acara

Selama ini menurut anggota  DPRD Kota Palembang Dapil II (Kecamatan Alang-Alang Lebar, Kemuning dan Sukarami) ini Yayasan Nurul Islam mengajukan langsung ke Mendiknas namun yang dapat paling banyak 5 siswa

Program ini menurutnya merupakan bentuk pelayanan PKS terhadap hak-hak  masyarakat yang dilakukan oleh anggota DPR  maupun DPRD  Fraksi PKS setiap tingkatannya.

Baca Juga:  DPW PPP Sumsel Gelar Kurban Idul Adha Untuk  Warga Sekitar

“Dalam kesempatan reses kali ini saya menyerap aspirasi warga yang mengusulkan agar pemerintah menerapkan sekolah dengan sistem tatap muka,” katanya.

Selain itu menurutnya masyarakat mengusulkan perbaikan jalan Hanan kecamatan Kemuning  dan masalah sampah di Sukawinatan yang longsor mengakibatkan banjir dan jalan retak serta bau sampah yang tidak sedap.

“Masyarakat juga berharap pemerintah dalam hal ini Menkominfo untuk menutup dan mencabut perizinan game online yang dinilai oleh masyarakat merusak mental anak,” katanya.

Baca Juga:  Data Lahan  di Sumsel Tumpang Tindih, Ini Tanggapan DPRD Sumsel

Dan masyarakat,  para wali siswa maupun pihak sekolah menurut Ridwam berharap program ini akan tetap diadvokasi oleh PKS  untuk tahun depan.#osk

 

 

Komentar Anda
Loading...