Kalidoni Kebagian Bantuan Gubernur Sumsel Untuk Normalisasi Kolam Retensi Sapta Marga

Reses Tahap III Anggota DPRD Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) Dapil Sumsel II (Ilir Timur I, Ilir Timur II, Ilir Timur III, Alang Alang Lebar, Sukarame, Kemuning, Sako, Kalidoni, Sematang Borang) di gelar di deket kolam retensi Komplek Citra Damai, Kelurahan Bukit Sangkal Palembang, Kamis (9/12).(BP/Dudy Oskandar)
Palembang, BP- Reses Tahap III Anggota DPRD Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) Dapil Sumsel II (Ilir Timur I, Ilir Timur II, Ilir Timur III, Alang Alang Lebar, Sukarame, Kemuning, Sako, Kalidoni, Sematang Borang) di gelar di deket kolam retensi Komplek Citra Damai, Kelurahan Bukit Sangkal Palembang, Kamis (9/12).
Reses dipimpin H Budiarto Marsul (Partai Gerindra), Muhammad Yansuri SIp (Partai Golkar), Ir H Zulfikri Kadir (PDI Perjuangan), Antoni Yuzar SH MH (PKB), HM Anwar Al Syadat SSi MSi (PKS), Tamtama Tanjung (Partai Demokrat), H Nopianto (Partai Nasdem).
Serta dihadiri Camat Kalidoni, M Rama Cahya Putra,S.STP,MM berserta jajarannya dan masyarakat sekitar, Kepala Puskesmas Bukit Sangkal, Dr Anggun
Camat Kalidoni, M Rama Cahya Putra,S.STP,MM mengatakan, untuk lima kelurahan di Kecamatan Kalidoni memang kendala utamannya yang dihadapi warga adalah masalah banjir.
Sehingga dia meminta agar DPRD Sumsel dapat menyampaikan aspirasi masyarakat kepada Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Kota Palembang.
Sedangkan Nopianto mengakui dirinya sempat menghubungi Sekretaris Dinas PSDA Sumsel dan ternyata Kecamatan Kalidoni ada program kegiatan pengendalian banjir melalui bantuan Gubernur Sumsel untuk normalisasi kolam retensi Sapta Marga.
“ Termasuk juga termasuk dalam skema bantuan gubernur akan dilakukan peningkatan saluran di seputaran Jalan Sapta Marga dari salurannya tanah menjadi salurannya beton,” katanya.
Ini semua menurutnya bagian dari upaya pemerintah provinsi dan kota bersinergi bagaimana memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat dalam rangka mengatasi banjir saat musim hujan .
“ Termasuk juga ada penambahan pompa di kolam retensi di Sapta Marga, semuanya didanai bantuan gubernur tapi pelaksanaannya dilakukan Dinas PUPR kota Palembang, ini salah satu solusi dan ada juga yang langsung dilakukan Dinas PSDA Provinsi yang sifatnya semacam rutin pembersihan saluran-saluran di kawasan sepanjang jalan dan itu dilakukan dua tahun sekali oleh Pemerintah Provinsi melalui Dinas PSDA Sumsel termasuk juga memberikan dukungan alat berat kepada PUPR dari provinsi untuk mengendalikan banjir seputaran jalan tersebut,” kata politisi Partai Nasdem ini.
Termasuk tahun kemarin sudah dilakukan normalisasi di kolam retensi Kiwal dan normalisasi kolam retensi di Seduduk Putih .
Sedangkan Ir H Zulfikri Kadir akan ke Kementrian untuk melacak surat dari Walikota Palembang terkait sertifikat di bantaran sungai kenapa diterbitkan .
“Sekalian kita nanti tanya program prona , dapat sertifikat gratis, kita tanyakan berapa banyak diusulkan, “ kata politisi PDI Perjuangan ini.
Reses juga diselingi dengan pertanyaan dari warga seperti yang di sampaikan diantaranya Nurhan Putra Jaya, Alex , Salamun.#osk