Aktivis MMK Sumsel Bentang Spanduk Stop Angkutan Batubara Melintas di Sungai Musi

68
Aktivis dari Masyarakat Miskin Kota (MMK) Sumatera Selatan (Sumsel) , menggelar aksi dengan dengan membentangkan spanduk berisi  seruan meminta pemerintah menyetop tongkang batubara di Sungai Musi, Senin (8/11). (BP/IST)

Palembang, BP—Aktivis dari Masyarakat Miskin Kota (MMK) Sumatera Selatan (Sumsel) , menggelar aksi dengan dengan membentangkan spanduk berisi  seruan meminta pemerintah menyetop tongkang batubara di Sungai Musi, Senin (8/11).

Dengan menumpang perahu ketek dan membentangkan spanduk bertuliskan Stop Angkutan Batubara di Sungai Musi dan Selamatkan Jembatan Ampera, kepada kapal tongkang batubara yang melintas di Sungai Musi terutama saat melewati Jembatan Ampera.

Baca Juga:  Arifin Kalender : “Masak, Menjalankan Undang-Undang Melanggar HAM”

Aksi para aktivis MMK Sumsel ini dikawal Kasat Pol Airud Polrestabes Palembang Kompol Dedi Ardiansyah dan Kanit Gakum Iptu Cepi.

Menurut Ketua MMK Sumsel Aripin Kalender  mengatakan, hampir tiap hari masyarakat Palembang melihat pemandangan di Sungai Musi dimana banyak lalu lalang kapal tongkang batubara yang mencapai puluhan tongkang batubara yang berkapasitas 5000 sampai 7000 ton pertongkang.

Baca Juga:  Arifin Kalender: KPK Itu Pelaksana Undang-Undang Bukan Pembuat Undang-Undang

“Kita warga kota Palembang hanya disuguhi pemandangan batubara yang tiap hari lewat tapi kita tidak tahu kemana larinya retribusi batubara tersebut yang dikutip oleh KSOP pertongkang mencapai puluhan juta persekali jalan,” katanya.

Pihaknya memintah pemerintah dan DPRD kota untuk memanggil pihak KSOP  dan meminta pemerintah dan DPRD kota mempertanyakan retribusi pertongkang.

Baca Juga:  Stop Angkutan Batubara Melintasi di Sungai Musi, Selamatkan Jembatan Ampera

“Dan meminta pemerintah dan DPRD kota untuk menyetop angkutan batubara di Sungai Musi demi keselamatan Jembatan Ampera, Jembatan Musi 6 dan jembatan lainnya,”katanya.#osk

 

Komentar Anda
Loading...