Sindir Luhut, Fahri Hamzah: Virus Itu Ada di Buku IPA Bukan IPS

20
Fahri Hamzah

Palembang, BP–Politikus Fahri Hamzah seperti melakukan sindiran kepada Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan (LBP).

Fahri Hamzah menanggapi terkait masalah penanganan pandemi Covid-19 di Indonesia, di bawah koordinator PPKM Darurat Jawa-Bali tersebut.

Sindiran tersebut disampaikan Fahri Hamzah melalui akun Twitter pribadinya @Fahrihamzah pada Rabu (07/07) dini hari.

“Aku dulu kelas IPA… tapi nyebrang ke IPS… sekarang di politik… mau nyebrang ke bisnis belum sukses,” ucap Fahri Hamzah.

Baca Juga:  Lomba Kejuaraan Menembak Hari Bhayangkara Ke 78 di Buka Kapolda Sumsel

Kemudian, ia juga menyinggung masalah lockdown yang belum juga diterapkan di Indonesia, melainkan diganti dengan PPKM Darurat.

“Ide #lockdown itu datang dari fakta bahwa virus ini tidak bisa hidup di luar badan manusia. Jadi yang diisolasi adalah manusia. Maka manusia mesti dipersiapkan,” ujar Fahri Hamzah.

Selain itu, Fahri Hamzah menuturkan bahwa menurut organisasi kesehatan dunia (WHO), rata-rata virus Covid-19 hanya dapat hidup selama dua pekan di dalam tubuh manusia.


Baca Juga:  PPKM di Sumsel Diperpanjang Hingga 10 Mei

“Setelah itu dia mati atau kita mati. Gitu kan?,” kata Fahri Hamzah.

Sehingga, menurut Fahri Hamzah secara teknis jika manusia yang terinfeksi bisa diisolasi selama dua pekan, virus tersebut akan hilang atau berkurang.

“Inilah maksud baik #lockdown agar kita tidak saling bertemu, karena kita gak tahu kita membawa virus atau tidak. Ini logis dan bisa dijelaskan,” tutur Fahri Hamzah.

Ia pun menekankan bahwa Pemerintah Indonesia bisa menyelesaikan masalah ini, jika rencananya matang dan pelaksanaannya efektif.


Baca Juga:  MK Wajibkan Sekolah 9 Tahun Gratis, Ini Sikap DPRD Sumsel

“Di sini betul-betul semboyan ‘Bersatu Kita Teguh Bercerai Kita Runtuh’ menemukan momentum. Ayolah bersatu. Yuk…” pungkasnya.

Sebelumnya, Luhut Binsar Pandjaitan juga membantah tudingan bahwa pandemi Covid-19 di Indonesia disebut tidak terkendali.

Dia mengakui memang terdapat sejumlah masalah, tapi hal itu dapat terselesaikan secara baik satu per satu. #ric

Komentar Anda
Loading...