12 Orang Pengurus DPW PPP Sumsel Periode 2021-2026 Kalangan Milenial

Agus Sutikno (BP/IST)
Palembang, BP- Dari 35 orang pengurus harian DPW PPP Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) periode 2021-2026 mendatang sebanyak 20 orang adalah muka-muka baru dan dari 20 orang tersebut 12 adalah dari kalangan milenial yang fresh graduate yang baru lulus satu tahun kebanyakan dari UIN Raden Fatah Palembang maupun dari Universitas PGRI dan lain-lain.
Ketua DPW PPP Sumsel Agus Sutikno menilai yang terpenting dalam kepengurusan itu bagaimana niat bersama terutama pengurus harian untuk melanjutkan bagaimana perjuangan PPP di Sumsel ini dan mencoba merubah stigma bahwa PPP ini adalah partai tua menjadi partai yang lebih moderen dengan menempatkan para senior , para ketua partai sebagai sumbu , sebagai penerangan, sebagai kamus bagi perjalanan pihaknya yang muda-muda ini.
“ Oleh karena itu dengan segala hormat, kami berharap bapak ibu sekalian tetap berkenan memegang amanah PPP kedepan, Insya Allah dalam waktu yang tidak terlalu lama keputusan DPP PPP keluar dan tidak ada waktu lagi setelah SK keluar kita akan tugasnya semua akan turun ke kabupaten-kabupaten,” katanya saat memberikan sambutan dalam acara silaturahmi dan berbuka puasa bersama, Kamis (29/4) di Mushollah Istiqomah, DPW PPP Sumsel.
Selain itu menurut mantan Wakil Ketua Komisi III DPRD Sumsel ini, DPW PPP Sumsel pada posisi yang demisoner dan 18 April lalu formatur sudah melaksanakan rapat dan berhasil menyusun kepengurusan dan juga secara dokumentasi telah pihaknya sampaikan kepada DPP PPP.
“ Tentu gilirannya kita menunggu rapat Dewan Pimpinan Pusat untuk menerbitkan surat keputusan tentang personalia DPW PPP Sumsel,” katanya .
Menurutnya DPW PPP Sumsel didalamnya ada pengurus harian , dan ada namanya majelis .
“ Mudah-mudahan dalam waktu yang tidak terlalu lama susunan kepengurusan itu akan disahkan dalam bentuk keputusan baik pengurus harian , majelis dan lain –lainnya,” katanya.
Agus menegaskan pihaknya tidak membuang kader, semua kader bahkan banyak yang baru dalam konteks di kepengurusan di pakai tetapi yang dilakukan mereposisi sesuai dengan kondisi, sesuai dengan kinerja, sesuai dengan track record selama lima tahun terakhir.
“ Barangkali ada dari pengurus harian menjadi majelis atau malah sebaliknya ,” katanya.
Dan dari 35 pengurus harian DPW PPP Sumsel mendatang , 20 orang adalah muka-muka baru dan dari 20 orang tersebut 12 adalah milenial yang fresh graduate yang baru lulus satu tahun kebanyakan dari UIN Raden Fatah Palembang maupun dari Universitas PGRI dan lain-lain.
Tetapi menurutnya yang terpenting dalam kepengurusan itu bagaimana niat bersama terutama pengurus harian untuk melanjutkan bagaimana perjuangan PPP di Sumsel ini dan mencoba merubah stikma bahwa PPP ini adalah partai tua menjadi partai yang lebih moderen dengan menempatkan para senior , para ketua partai sebagai sumbu , sebagai penerangan, sebagai kamus bagi perjalanan pihaknya yang muda-muda ini.
“ Oleh karena itu dengan segala hormat, kami berharap bapak ibu sekalian tetap berkenan memegang amanah PPP kedepan, Insya Allah dalam waktu yang tidak terlalu lama keputusan DPP PPP keluar dan tidak ada waktu lagi setelah SK keluar kita akan tugasnya semua akan turun ke kabupaten-kabupaten,” katanya.
Selain itu untuk melengkapi kegiatan organisasi, DPW PPP Sumsel sudah dapat membangun Mushollah Istiqomah di DPW PPP Sumsel dan satu bulan lagi lebih kurang pengurus harian wilayah bersama sekretariat akan menempati gedung baru yang ada di depan.
“ Saya memperkirakan 1 bulan 7 hari itu sudah selesai di lantai pertama dan bisa ditempati pengurus harian , mejelis dan sekretariat dan akan dilanjutkan lantai II untuk ruang rapat dan multi function room,” katanya.
Ini semua menurutnya dilakukan bersama teman-teman secara ikhlas dan tidak menghitung bayaran dan sebagainya tapi semata-mata ingin merubah wajah PPP untuk tidak selalu di katakan partai yang kuno, partai yang tua dan partai yang ortodok tetapi dengan segala kekuatan dijadikan PPP kedepan menjadi partai moderen.
Tapi moderen dalam artian kepekaan terhadap kondisi sosial lingkungan .
“ Kepada pengurus yang baru, saya berharap kedepan mari kita saling bergandengan tangan untuk memajukan PPP Sumsel dan PPP secara nasional menjadi lebih baik, saya memberikan media , saya memberikan peluang bahwa seluruh pengurus apakah pengurus harian , mejelis, saya mengajak kita semua pemilu 2024 menjadi anggota DPRD kita semua , apakah di tingkat pusat, provinsi atau kabupaten, saya berharap kita semua , karena tidak ada yang bisa dilakukan untuk mensejahterakan , untuk perjuangan , untuk siar Islam,”katanya.
Dia berharap pengurus PPP Sumsel jangan terpaku pada hasil pemilu 2019 lalu , tidak perlu mencari kambing hitam, ketika pemilu 2019 kemarin diantara kita ada yang gagal maka kita anggap memang belum pantas untuk menduduki itu.
“ Dan lima tahun kedepan hayo,kita pantaskan diri kita menerima ini,” katanya.#osk