DPRD Sumsel Berharap Pertengahan Oktober , Dokumen KUA dan PPAS APBD Induk Tahun 2021 Sudah Masuk

BP/IST
Ketua DPRD Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) Hj RA Anita Noeringhati
Palembang, BP
Ketua DPRD Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) Hj RA Anita Noeringhati berharap pertengahan bulan Oktober tahun 2020 , dokumen Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan rancangan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) APBD Induk tahun 2021 sudah masuk ke DPRD Sumsel.
“ Sehingga kita harus bahas paling tidak tanggal 20 Oktober untuk APBD Induk tahun 2021 , jadi Oktober sampai November waktunya agak panjang , jangan sampai kayak kemarin ,” kata politisi partai Golkar ini, Minggu (27/9).
Jadi menurut Anita, jangan sampai terulang di tahun lalu yang pembahasannya molor.
“Kita minta waktu yang agak panjang agar kita bisa membahas APBD induk tahun 2021, sehingga bulan ini sampai dengan bulan Oktober ini agenda masa kerja DPRD Sumsel sudah sangat padat,” kata Anita.
Selain itu , Anita mengakui pihaknya juga sudah menerima dokumen rancangan KUA dan PPAS untuk APBD Perubahan tahun 2020.
“ Saya juga belum sampaikan ke anggota jadi hari senin itu kita rapat paripurna terus saya akan mengumpulkan pimpinan fraksi untuk kita bahas, bahwa ini ( rancangan KUA dan PPAS APBD tahun 2020 ) sudah masuk,” katanya.
Mantan Ketua Komisi IV DPRD Sumsel ini menilai untuk pembahasan KUA dan PPAS APBD Perubahan 2020 tidak banyak perubahan .
“ Saya akan rapatkan dengan pimpinan dan seluruh pimpinan fraksi untuk menganggendakan pembahasan ini,” katanya.
Sebelumnya, saat usai rapat Paripurna di DPRD Sumsel, Senin (21/9) lalu, Sekda Sumsel Nasrun Umar mengatakan, bahwa Pemprov Sumsel akan menyampaikan APBD Perubahan tahun 2020 kepada DPRD Sumsel pada Selasa (22/9).
“Mudah-mudahan hari ini finalisasi, besok saya sampaikan kepada DPRD Sumsel, dan kami menyerahkan DPRD Sumsel kapan dimulainya badan anggraran,” kata Nasrun.
Dirinya mengakui, pihaknya kemarin malam baru menyelesaikan perkiraan keadaan (Kirka) dalam berkaitan kondisi Covid-19. Pasalnya banyak hal yang harus dipertimbangkan, termasuk melakukan pinjaman daerah.
“Target saya dua Minggu harus selesai, karena pertengahan Oktober juga target saya KUA dan PPAS tahun 2020/2021 segera kita launching,” katanya.#osk