Musee Indie Fest 2020 Jaring 100 Film Pendek Sineas Lokal dan Nasional

73
Launching Event Musee Indie Fest 2020, di Guns Cafe, Rabu (15/1/2020).

Palembang, BP–Sebagai upaya meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), Dinas Pariwisata Kota Palembang mengadakan Musee Indie Fest 2020 yang eventnya akan digelar 16-21 Juni. Ditargetkan dalam kegiatan ini akan menghimpun 100 film pendek.

Kepala Dinas Pariwisata Kota Palembang Isnaini Madani mengatakan, dengan tema Living in Harmony, pihaknya mulai membuka kesempatan pada para sineas dengan 100 film yang siap ditampung untuk dinilai.

Living in Harmony ini diartikan di tengah kemajuan kemajemukan masyarakat yang penuh dengan perbedaan baik ras, budaya, agama dan keberagaman lainnya.

Baca Juga:  Puskass Resmi Serahkan Draft Awal NA Raperda Pemerintahan Marga Ke Bapemperda DPRD Sumsel

“Film pendek tentang pariwisata dan tradisi budaya Palembang, ini adalah kekayaan kita yang jika dikemas akan mengangkat pariwisata Palembang,” katanya saat Launching Event Musee Indie Fest 2020, di Guns Cafe, Rabu (15/1/2020).

Isnaini mengatakan, film yang akan menjadi menjadi pemenang yaitu yang bagus dan enak ditonton akan dinilai sebagai terbaik. Pihaknya menyiapkan tiga juri lokal dan direncanakan akan ada juri nasional meski tapi belum disepakati.

Baca Juga:  DPW PPP Sumsel Gelar Kurban Idul Adha Untuk  Warga Sekitar

“Para sineas Palembang maupun nasional bisa ikut mengirimkan hasil karyanya sebab panitia sudah menyiapkan hadian dengan delapan kategori pemenang dan total hadiah Rp65 juta,” katanya.

Isnaini mengatakan, pihaknya cukup percaya diri dengan potensi yang akan dihasilkan dalam event ini. Berkaca dari tahun lalu, meskipun ada asap, kenaikan tiket pesawat, tapi sektor pariwisata bisa menghasilkan pendapatan lebih besar Rp60 miliar dari 2018 dari hotel, restoran dan tempat hiburan.

Baca Juga:  Haul Ke 25 Tahun dan Maulid Nabi Muhammad SAW: Doa dan Apresiasi untuk KH Ahmad Malik Tadjudin

“Tahun ini diharapkan bisa lebih dari itu penambahannya untuk PAD. Wisatawan mancanegara paling banyak dari Cina, Malaysia , Singapura,” katanya.

Sementara itu Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Sumsel, Herlan Aspiudin mengatakan, target wisatawan Palembang 2,20 juta tahun ini. Sementara target pendapatan pajak hotel Rp250 miliar.

“Sehingga dibutuhkan penuhnya kamar hotel 4000-5000 kamar perhari dari 11 ribu kamar hotel di Palembang,” katanya. #pit

Komentar Anda
Loading...