KPK Segel Ruangan Kantor Bupati Muaraenim
Muaraenim, BP
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyegel ruangan Kantor Bupati Muaraenim yang berlokasi di kawasan Pemkab Muara Enim, Jalan Ahmad Yani Kabupaten Muaraenim, Senin malam (2/9).
Komisi anti rasuah tersebut menyegal ruang kerja Bupati Muaraenim, Senin (2/9), sekitar pukul 21.00. Info yang beredar, dalam OTT tersebut KPK mengamankan pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Muaraenim dan pengusaha terkenal berinisial Rb.
Ada juga yang menyebut KPK mengamankam orang nomor satu di Bumi Serasan Sekundang, Ahmad Yani. Namun, hingga berita ini dibuat masih belum bisa dipastikan alias simpang siur info tersebut, termasuk lokasi OTT.
Sebagian masyarakat menyebutkan OTT berlangsung di salah satu tempat di Palembang. Namun sebagian lagi menyebutkan, OTT berlangsung di Muaraenim. Informasi yang menyebar OTT itu terkait suap proyek APBD.
Yang jelas ruang kerja sementara Bupati Muaraenim di gedung Bappeda telah dipasang segel oleh KPK. Segel bertuliskan, “Dalam Pengawasan KPK”.
Sejumlah petugas Satpol PP yang bertugas piket di kantor Pemkab Muaraenim maupun gedung Bappeda yang letaknya bersebelahan, mengaku tidak tahu kapan segel tersebut dipasang.
“Kami tidak tau kapan segel itu dipasang. Karena kami aplusan piket sekitar pukul 21.00 ruangan itu sudah disegel. Mungkin petugas yang piket sore tadi tau siapa yang menyegelnya,” kata petugas piket Satpol PP yang menghindari wartawan.
Sementara itu, salah seorang staf Pemkab Muaraenim yang tidak bersedia menyebutkan namanya mengaku, petugas KPK yang menyegel ruangan menggunakan 2 unit mobil Mitsubishi pajero sport warna hitam.
“Setelah menyegel ruang kerja pak bupati mereka langsung pergi naik mobil pajero sport warna hitam,” katanya.
Hasil pemantauan di lapangan, kantor Pemkab Muaraenim, kantor PUPR Muara Enim dan rumah dinas Bupati Muaraenim terlihat sepi. Tidak ada hal yang mencuri perhatian awak media.
Meski demikian sejumlah pejabat Pemkab Muaraenim ada yang berkumpul di rumah rekannya untuk mencari tahu kepastian informasi kejadian OTT tersebut. Untuk mencari tau identitas oknum pejabat yang terkena OTT tersebut.
Kapolres Muaraenim, AKBP Afner Juwono saat dikonfirmasi mengaku jika dirinya berada di Kota Palembang dan belum mengetahui informasi OTT tersebut.#osk