Kerajaan Sriwijaya Memerangi Kerajaan Kediri, Kesultanan Perlak dan Kerajaan Singasari

1,048

Demikianlah, sejak berdiri Kerajaan Wilwatikta sampai pada enam puluh tahun Kerajaan Sunda dengan Kerajaan Wilwatikta senantiasa rukun bersaudara, tidak pernah ada permusuhan, tidak pernah terjadi penyerangan antara Sunda dan Jawa. Kelak dengan perbuatan tercela yang dilakukan oleh sang Patih Amangkubhumi Ghajah Mada lah hancurnya persaudaraan antara orang Sunda dengan orang Jawa.

Pada permulaan Raden Wijaya menjadi raja, di Kerajaan Sunda yang menjadi raja adalah sang Prabu Guru Darmasiksa, yang bertahta pada seribu sembilan puluh tujuh (1097) sampai seribu dua ratus sembilan belas (1219) Tahun Saka. Kemudian digantikan oleh puteranya yaitu Prabu Ragasuci, yang memerintah selama enam tahun. Raja Sunda Prabu Ragasuci adalah saudara Raden Wijaya.

Baca Juga:  Siti Nurizka Serap Aspirasi Walikota Lubuklinggau 

Oleh sebab itu raja Wilwatikta pertama yaitu keturunan bangsawan, karena dari pihak ayahnya dia adalah cucunda Prabu Ghuru Darmasiksa yaitu raja Sunda di Bumi Jawa Barat dari ibunya. Dia adalah cucu dari Ratu Angabhaya (Pelindung) Kerajaan di Bumi Jawa Timur. Sedangkan saudaranya yaitu Sri Maharaja Kretanagara menjadi raja besar di Bumi Nusantara.

Selanjutnya Raden Wijaya telah membuat perjanjian yaitu perjanjian persaudaraan dengan semua raja-raja daerah di Bumi Jawa Barat karena mereka semua satu keluarga. Lebih-lebih Raja Sunda sang Prabhu Dharmasiksa adalah mertuanya, Raden Wijaya senantiasa menghormati dan mempersembahkan hadiah benda-benda berharga kepada ayahnya. Kemudian sang Prabu Ghuru memberkati cucundanya.

Baca Juga:  Kapal Sriwijaya Tenggelam di Tulung Selapan

Pada masa sang kakek Sanggramawijaya menjadi Raja Wilwatikta, di antara kerajaan-kerajaan di Bumi Nusantara saling bersahabat dengan erat seakan-akan bersaudara. Akhirnya Kerajaan Wilwatikta dijadikan kerajaan luar biasa di Bumi Nusantara. Setiap negara mengirimkan utusannya, tinggal di negara sahabatnya.

Kelak oleh Patih Amangkubhumi Ghajah Mada semua sahabat Kerajaan Wilwatikta dijadikan taklukan Wilwatikta. Negeri yang tidak mau takluk kemudian dibuatnya bertekuk lutut.

Baca Juga:  Deklarasi Kampanye Damai Di Kambang Iwak

Tetapi tidak semua negeri di Bumi Nusantara takluk kepada Kerajaan Wilwatikta. Semenjak Kerajaan Melayu takluk kepada Kerajaan Sriwijaya lama antaranya.

Tetapi setelah itu Kerajaan Singhasari kemudian menyerang Swarnabhumi, dan Kerajaan Sriwijaya sendiri tidak kuat menahan serangan dari bala tentara Singhasari. Bukankah Sri Kretanagara menjadi menantu Raja Melayu.

Karena itulah Kerajaan Singhasari menjadi pemimpin Kerajaan Melayu. Sedangkan bala tentara Sriwijaya melarikan diri ke utara. Kemudian sesudah itu Sri Kertanagara mangkat, di Swarnabhumi berdirilah kerajaan-kerajaan kecil yang masing-masing berkuasa sebagai kerajaan merdeka.#

Komentar Anda
Loading...