Kapal Sriwijaya Tenggelam di Tulung Selapan

67

Palembang, BP–Kawasan Tulung Selapan dan Cengal, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) sejak zaman dulu dikenal sebagai lalu lintas pelayaran kapal-kapal kuno zaman Sriwijaya. Kawasan ini diduga banyak kapal zaman Sriwijaya yang karam dan tenggelam.

Untuk itu, bulan depan tim Balai Arkeologi Palembang akan melakukan survei di Tulung Selapan dan Cengal mencari keberadaan perahu-perahu kuno zaman Sriwijaya tersebut.

Baca Juga:  Masyarakat Palembang Galang Dana untuk Perbaikan Atap Komplek  Komplek Pemakaman  Sultan Abdurrahman Khalifatul Mu'minin. Sayyidul Imam 

“Perahu-perahu zaman 2505.13.foto-01.norSriwijaya akan disurvei di kawasan tersebut. Akan ada tim khusus untuk meneliti dugaan tersebut, ketua timnya adalah Budi Wiyana,” kata Kepala Balai Arkeologi Palembang Nurhadi Rangkuti, Minggu (24/5).

Menurut Nurhadi, survei yang dilakukan di Tulung Selapan dan Cengal perlu dilakukan karena dulunya masuk jalur lalu lintas laut zaman Kerajaan Sriwijaya. “Karena Tulung Selapan dan Cengal selama ini belum banyak kita survei,” katanya.

Baca Juga:  Desy Arisandi Hadirkan Komik Digital Budaya Baru

Dikatakan Nurhadi, kapal-kapal dari Kerajaan Sriwijaya tidak ada cadiknya seperti kapal-kapal zaman Sriwijaya yang digambarkan di salah satu relief di Candi Borobudur.

“Kalau kapal bercadik seperti digambarkan di relief Candi Borobudur mungkin untuk kapal di lautan luas. Kapal yang kita teliti adalah kapal zaman Sriwijaya yang bisa di laut dan sungai. Selama ini kita belum menemukan kapal bercadik zaman Sriwijaya,” katanya. #osk

Komentar Anda
Loading...