Ketua DPR Berharap KPU Gencar Sosialisasikan Pelaksanaan Pemilu

Jakarta, BP–Ketua DPR Bambang Soesatyo berharap Komisi Pemilihan Umum (KPU) lebih gencar mensosialisakan ke masyarakat mengenai pelaksanaan Pemilu serentak pada 17 April 2019. Selain itu KPU mengimbau masyarakat agar mempersiapkan diri dengan baik persyaratan Pemilu dan memastikan terdaftar dalam daftar pemilih tetap (DPT). Dinas kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) segera melakukan perekaman data terhadap masyarakat yang belum melakukan perekaman KTP-E.
Hal tersebut dikatakan, terkait survei dari Lingkaran Survei Indonesia (LSI) yang menyebutkan bahwa lebih dari 50% masyarakat tidak mengetahui bahwa Pemilu dilaksanakan 17 April 2019.
Selain menyoroti soal banyaknya masyarakat tidak tau waktu Pemilu, Bambang juga menyoroti mengenai melonjaknya kasus demam berdarah dengue (DBD) di sejumlah daerah selama periode Januari-Februari 2019 yaitu mencapai 23.305 kasus dengan 207 di antaranya meninggal dunia (data Kementerian Kesehatan/Kemenkes hingga 19 Februari 2019), dan beberapa daerah menetapkan sebagai kejadian luar biasa.
Bambang mendorong Kemenkes segera menambah fasilitas di Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) di daerah yang terkena penyakit DBD dengan mengirimkan tenaga medis maupun obat-obatan ke seluruh daerah yang terkena penyakit DBD, agar dapat mempermudah dan mempercepat penanganan terhadap masyarakat yang menderita penyakit DBD. Pemerintah juga diminta untuk memperbaiki dan meningkatkan akses transportasi ke daerah-daerah terpencil, agar dapat mempermudah penanganan terhadap masyarakat yang terkena DBD di daerah terpencil tersebut.
Kemenkes melalui Dinas Kesehatan Daerah dan Pemerintah Daerah (Pemda) bersama dengan masyarakat lanjut dia, agar serius menangani dan menanggulangi DBD, seperti aktif menjaga kebersihan lingkungan dengan menggiatkan gerakan 3M yaitu menutup, menguras, dan menimbun, serta melakukannya secara massal, berkelanjutan, dan konsisten, sebagai upaya mencegah penyebaran wabah DBD;
Ditambahkan, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) melalui Pemda bersama dengan Dinas Kesehatan Daerah meminta perangkat daerah kecamatan dan kelurahan untuk secara berkala melakukan fogging (pengasapan), memberikan obat pembunuh jentik nyamuk abate kepada masyarakat, dan memberikan imbauan kepada masyarakat untuk secara rutin melakukan kerja bakti guna membersihkan genangan air sebagai tempat berkembang biaknya nyamuk aedes aegypti;
“Saya mengimbau masyarakat untuk menaburkan bubuk larvasida ke tempat penampungan air, memakai obat atau lotion anti nyamuk, serta memakai kelambu pada saat tidur, sebagai upaya-upaya untuk mencegah terkena DBD,” paparnya. #duk