Kebun Raya Sriwijaya Bakal Diberlakukan Retribusi

60
BP/ISTSebanyak 18 anggota DPRD Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) yang tergabung dalam Panitia Khusus (Pansus) III tentang retribusi melakukan kunjungan kerja ke  Kebun Raya Bogor dalam rangka meninjau langsung pelaksanaan dan penetapan tarif masuk di Kebun Raya Bogor.

Palembang, BP

Sebanyak 18 anggota DPRD Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) yang tergabung dalam Panitia Khusus (Pansus) III tentang retribusi melakukan kunjungan kerja ke  Kebun Raya Bogor dalam rangka meninjau langsung pelaksanaan dan penetapan tarif masuk di Kebun Raya Bogor.

Hal ini dilakukan dalam rangka penyusunan dan penyelarasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) terkait retribusi , salah satunya yang akan diberlakukan di Kebun Raya Sriwijaya pekan lalu.

Baca Juga:  KPU Sumsel Batasi Dana Kampanye Pilgub Sumsel 2018 Sebesar Rp 97.756.038.125

Agus Sutikno, SE., MM., MBA Pimpinan Pansus III DPRD Sumsel mengungkapkan Provinsi Sumatera Selatan sedang merancang Perda perubahan dimana salah satunya terkait penetapan tarif retribusi.

“Oleh karena itu kita jauh-jauh dari daerah ke sini berharap dapat gambaran berapa tarif retribusi masuk ke Kebun Raya Sriwijaya. Perihal tersebut tertuang dalam  pembahasan Raperda tentang perubahan keenam atas Perda Nomor 4 Tahun 2012 tentang redistribusi jasa usaha.” kata, Agus, Minggu (24/2).

Baca Juga:  Tari Tradisional Sumsel Layak Mendunia

Penetapan tarif retribusi menurutnya, dapat berperan dalam penataan Kebun Raya Sriwijaya sehingga berdampak pada peningkatan sektor wisata seperti halnya Kebun Raya Bogor, walaupun kondisi wilayah di Kebun Raya Sriwijaya merupakan lahan gambut dan jauh dari pusat kota.

Sementara itu Kepala Bidang Pembangunan Kebun Raya  Danang Wahyu Purnomo mengungkapkan sudah menjadi kewajiban LIPI untuk mendampingi jalannya pelaksanaan kebun raya daerah.

Baca Juga:  19 Mei Air PDAM Tirta Musi Mati, Ini Penyebabnya

“Kami yang kebetulan mendampingi langsung terbentuknya Kebun Raya Sriwijaya sudah paham betul kondisi struktur tanah disana. Justru dengan kondisi lahan gambut dapat menjadikan kebun raya dengan model kekhasan tersendiri, dimana bila ada yang memerlukan literatur tumbuhan lahan gambut dapat berkunjung ke Kebun Raya Sriwijaya.” Ujar Danang. #osk

Komentar Anda
Loading...