Tak Diberi Uang Untuk Beli Shabu, Nyaris Bunuh Ibu Kandung

43
Tersangka Priyansah diamankan di Polsek IT I Palembang. Foto Hafidz Trijatnika

Palembang, BP–Lantaran tak diberi uang untuk membeli shabu dan ponsel, Priyansah alias Yansah (28) nyaris membunuh ibu kandungannya, Suwarti (80).

Beruntung, sebelum pelaku benar-benar bertindak nekat, korban cepat pergi ke rumah Ketua RT untuk meminta pertolongan, sehingga pelaku bisa diamankan dan digiring ke Polsek IT I Palembang.

Dari data diperoleh, peristiwa yang terjadi 17 Februari lalu itu berawal saat pelaku datang ke rumah korban untuk meminta uang sebesar Rp200.000 dengan kakak perempuannya.

Namun permintaan itu tak dituruti dan membuat pelaku emosi, hingga hendak menjual televisi di rumah. Mendengar pertengkaran kedua anaknya tersebut, korban yang sedang membuat kue di dapur langsung melerai.

Baca Juga:  Pengumpul Minyak Tewas Ditikam

Saat berusaha melerai adu mulut tersebut, pelaku marah dan meraih segala barang yang ada di dekatnya untuk dilemparkan kepada korban yang hanya bisa mengelak dan menangkis.

Tak puas hanya melemparkan barang, pelaku yang sudah dikuasai emosi lantas mendekati dan memukul kepala ibunya dan kemudian pelaku pergi ke dapur mengambil pisau dengan maksud membunuh sang ibu.

Baca Juga:  Polda Amankan 32 Ton Minyak Ilegal

Karena tak bisa lagi menenangkan emosi putra bungsunya tersebut, korban memilih kabur ke rumah ketua RT setempat dan meminta pertolongan dengan tetangga sekitar.

“Waktu aku mengambil pisau di dapur, ibu lari keluar, rupanya ke rumah ketua RT,” kata warga Letnan Mukmin, Lorong Lebak, Kelurahan Sri Pangeran, Kecamatan IT I Palembang ini saat diamankan di Polsek IT I.

Menuturkan Yansah, dirinya nekat melakukan perbuatan itu karena kesal dengan ibu dan kakak perempuannya lantaran tidak memberi uang yang diminta. “Aku nak minta duit untuk beli HP sama shabu, tapi tidak dikasih,” tuturnya seperti tanpa rasa bersalah.

Baca Juga:  Eswadi Dibantai di Kebun Karet

Kapolsek IT I Palembang Kompol Edi Rahmat didampingi Kanit Reskrim Ipda Jhony Palapa mengatakan tersangka diamankan usai ketua RT setempat menginformasikan kejadian tersebut.

“Tersangka dan korban merupakan ibu dan anak. Saat kejadian tersangka meminta uang tapi tidak diberi sehingga pelaku marah dan memukul, lalu hendak membunuh ibunya,” katanya. #idz

Komentar Anda
Loading...