Bantu Tempat Ibadah, Mandiri Gelontorkan CSR Hampir Rp1 Miliar

29

Palembang, BP

Bank Mandiri Regional II/Sumatera 2 serahkan bantuan Dana Corporate Social Responsibility (CSR) senilai Rp974.243.000,- kepada Yayasan Masjid Agung Palembang di Kanwil Regional II/Sumatera 2, Jumat (21/12).

Bantuan ini wujud kepedulian perusahaan kepada tempat ibadah. Dana bantuan tersebut diberikan dalam bentuk natura atau barang keperluan ibadah untuk masjid kebanggaan warga Palembang.

Regional CEO Bank Mandiri Regional II/Sumatera 2, Aribowo mengatakan penyerahan bantuan tersebut sebagai wujud kepeduliaan bank BUMN ini terhadap rumah ibadah umat Muslim.

Baca Juga:  Talita Diland Wijaya dari SMA Negeri 6 Palembang Raih  Predikat Duta Pariwisata Sumsel 2025

“Kami harapkan bantuan untuk Masjid Agung Palembang ini dapat memiliki manfaat dan bisa membantu kelancaran ibadah umat Muslim,” ujarnya.

Selain menyerahkan bantuan, bank Mandiri juga melakukan peresmian Masjid An Nur di lingkungan kanwil Bank Mandiri Regional II/Sumatera 2 Palembang yang berlokasi di Jalan Kapten A.Rivai No.27 Kota Palembang.

Ari menjelaskan, masjid tersebut mulai dibangun 17 Desember 2017 lalu dan saat ini telah selesai pembangunan tahap pertama yaitu bangunan utama masjid.

Baca Juga:  Tiga Akademisi Muda Berprestasi Sumsel Serahkan Dua Buku Warisan Budaya kepada Sultan Palembang Darussalam

“Insya Allah akan dilanjutkan pembangunan tahap kedua yaitu menara Masjid dan penyempurnaan pelataran masjid beserta koridor jalan penghubung menuju Masiid,” jelasnya.

Bangunan rumah ibadah yang terdiri dari tiga lantai dan dapat menampung 1000 jemaah ini, nantinya juga bisa dimanfaatkan oleh warga di sekitar kanwil bank Mandiri.

Pembangunan masjid juga sesuai dengan komitmen Bank Mandiri untuk membangun Negeri.

Baca Juga:  Ketua MPR: Vaksinasi Dimulai, Geliat Ekonomi Kembali Bergairah 2021

“Jadi, kami tidak hanya membangun gedung namun juga membangun tempat ibadah,” tegasnya.

Sedangkan untuk selanjutnya, Ari menambahkan, pada tahap kedua di lingkungan plaza Masjid juga akan dibangun Project Warehouse Operation Centre yang merupakan project warehouse operation satu atap pertama di lndonesia, seperti strong room CO, warehouse ECO, gudang ATM/EDC dan gedung arsip.

“Untuk gedung arsip ini dimana databasenya sudah tersentralisasi.” katanya. #ren

Komentar Anda
Loading...